Kemendikdasmen Raih Platinum Awards AHI 2026, Borong 21 Trofi Penghargaan Kehumasan
Momen penyerahan penghargaan kepada Kemendikdasmen dalam malam puncak The 8th AHI 2026 yang diselenggarakan di Kota Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (8/10/2026). (Foto: Tim BKHM Kemendikdasmen)
GEBRAK.ID, SURAKARTA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mencatat prestasi penting dalam ajang Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2026. Untuk pertama kalinya, kementerian tersebut meraih predikat tertinggi Platinum Awards sekaligus membawa pulang total 21 trofi dalam kompetisi kehumasan tingkat nasional.
Penghargaan itu diserahkan pada malam puncak The 8th AHI 2026 di Kota Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (8/10/2026). Capaian tersebut menjadi rekor jumlah penghargaan terbanyak yang diraih Kemendikdasmen dalam satu kompetisi kehumasan.
Secara keseluruhan, Kemendikdasmen bersama Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus (Ditjen Dikmen Diksus) serta Direktorat Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK) meraih lima Gold, delapan Silver, enam Bronze, satu Platinum Winner, dan satu Best Presenter.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendikdasmen, Suharti, menyebut penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi terhadap kerja komunikasi publik yang dijalankan kementeriannya. Namun, ia menegaskan bahwa keberhasilan humas tidak semata-mata diukur dari banyaknya trofi.
“Penghargaan ini tentu membanggakan, tapi yang jauh lebih penting adalah bagaimana kerja-kerja humas kita benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Suharti.
Baca Juga
Menurut Suharti, informasi pendidikan harus disampaikan menggunakan bahasa yang mudah dipahami, tidak kaku, dan dekat dengan kehidupan orang tua maupun anak-anak. Ia juga mengapresiasi tim humas yang terus mendengarkan serta merespons kebutuhan masyarakat.
Direktur Jenderal Dikmen Diksus Kemendikdasmen, Tatang Muttaqin, turut mengapresiasi pencapaian tersebut. Ia menilai penghargaan AHI 2026 menunjukkan bahwa kerja komunikasi publik Kemendikdasmen mendapat pengakuan dari lembaga yang kompeten di bidang kehumasan.
Tatang berharap prestasi ini mendorong tim humas untuk terus menyampaikan informasi yang jelas, akurat, kredibel, dan responsif. Ia juga menekankan pentingnya menyediakan informasi yang ramah disabilitas agar anak-anak berkebutuhan khusus memperoleh akses informasi yang setara.
CEO Humas Indonesia, Asmono Wikan, dalam sambutannya mengapresiasi dedikasi insan humas di seluruh Indonesia dalam membangun transparansi dan kepercayaan publik terhadap institusi masing-masing.
Pada penyelenggaraan tahun ini, AHI menerima lebih dari 300 entri dari berbagai institusi. Panitia menyerahkan 178 trofi kepada 80 institusi pemenang, ditambah empat trofi khusus Platinum dan 18 penghargaan Kartini Humas Indonesia.
Daftar Penghargaan Kemendikdasmen pada AHI 2026
Kategori Gold:
PPID Utama, Ruang Virtual, Ruang Fisik, Program Kehumasan Rumah Pendidikan, dan Video Profil Karena Mereka.
Kategori Silver:
Laman Kemendikdasmen, Repositori Institusi Kemendikdasmen, Media Internal Jendela Edisi 69, media sosial Ditjen Dikmen Diksus, Program Kehumasan Gelar Karya Vokasi PKPLK, Laman Rumah Disabilitas, Video Profil PKPLK, dan Majalah Internal Kita Istimewa.
Kategori Bronze:
Media sosial TikTok dan Instagram Kemendikdasmen, Program Kehumasan Cerita Serunya Belajar, Program Humas Training of Trainers (ToT) Alquran, serta Aplikasi Kamus Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (SIBI).
Selain penghargaan institusi, Kepala Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat Kemendikdasmen, Yudhistira Nugraha, meraih penghargaan Best Presenter. Sementara itu, Friza Marrianty memperoleh penghargaan Kartini Humas Indonesia kategori Bronze.
Prestasi ini menjadi dorongan bagi Kemendikdasmen untuk memperkuat komunikasi publik, memperluas keterbukaan informasi, serta memastikan informasi pendidikan dapat diakses masyarakat secara lebih mudah dan inklusif.
(Devona R/Sumber: Kemendikdasmen)
Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?
Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.
Follow Channel GEBRAK.ID