Mario Aji Evaluasi Gaya Membalap Jelang Moto2 GP Indonesia 2026, Ini Fokus Utamanya

Pembalap Honda Team Asia Mario Suryo Aji mensyukuri keberhasilannya menyelesaikan Moto2 GP Inggris 2026 di Sirkuit Silverstone, Minggu (9/8/2026).

Pembalap Indonesia Mario Suryo Aji mulai mengevaluasi gaya membalapnya menjelang rangkaian kualifikasi dan balapan Moto2 Grand Prix Indonesia 2026 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). (Foto: Honda Racing)

GEBRAK.ID — Pembalap Indonesia Mario Suryo Aji mulai mengevaluasi gaya membalapnya menjelang rangkaian kualifikasi dan balapan Moto2 Grand Prix Indonesia 2026 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Pembalap yang memperkuat Idemitsu Honda Team Asia tersebut ingin meningkatkan performanya setelah menjalani sesi latihan bebas kedua atau FP2 pada Sabtu (10/10/2026). Ia menilai perubahan pendekatan saat mengendarai motor menjadi salah satu hal penting untuk memperbaiki catatan waktunya.

“Lebih ke riding style saja, karena set-up motor kami tidak berubah terlalu banyak dari yang pertama,” kata Mario seusai FP2.

Pembalap asal Magetan, Jawa Timur, itu bersama timnya telah menyiapkan strategi untuk menghadapi sesi kualifikasi pertama (Q1) pada Sabtu siang. Hasil kualifikasi akan menjadi bagian penting dalam menentukan posisi start sebelum balapan utama berlangsung pada Minggu (11/10/2026).

Mario perlu memaksimalkan setiap kesempatan di lintasan setelah mengalami kendala pada hari pertama. Berdasarkan statistik penyelenggara, ia mengawali rangkaian latihan dengan menempati posisi ke-16 pada sesi latihan bebas pertama (FP1).

Namun, performanya belum sesuai harapan ketika memasuki sesi practice pada sore hari. Mario mengalami kecelakaan di Tikungan 1 menjelang akhir sesi. Insiden tersebut menghentikan upayanya untuk memperbaiki catatan waktu dan membuatnya mengakhiri sesi di posisi ke-23.

Hasil itu membuat Mario harus melanjutkan perjuangan melalui Q1 untuk memperebutkan tempat di sesi kualifikasi berikutnya. Sebelumnya, pada FP1, ia mencatatkan waktu tercepat satu menit 33,194 detik dan berada di peringkat ke-19 berdasarkan hasil akhir sesi tersebut.

Evaluasi gaya membalap menjadi perhatian Mario karena pengaturan motor tidak mengalami banyak perubahan. Dengan kondisi tersebut, ia perlu mencari pendekatan berkendara yang lebih efektif agar mampu meningkatkan kecepatan sekaligus menjaga konsistensi saat melintasi setiap tikungan Mandalika.

Sementara itu, pembalap BLU CRU Pramac Yamaha Moto2, Izan Guevara, menunjukkan performa impresif sepanjang hari pertama. Ia memuncaki FP1 dan practice, sekaligus mencatatkan waktu satu menit 32,337 detik pada sesi practice.

Catatan tersebut juga menghasilkan rekor lap baru di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, menjadikan Guevara salah satu pembalap yang patut diperhitungkan dalam persaingan akhir pekan ini.

Bagi Mario, balapan di Mandalika pada musim 2026 menjadi penampilan keempatnya di sirkuit kebanggaan Indonesia tersebut. Pengalaman dari tiga kesempatan sebelumnya diharapkan membantunya memahami karakter lintasan dan menentukan strategi yang tepat.

Dukungan publik tuan rumah juga menjadi kesempatan bagi Mario untuk menunjukkan perkembangan performanya. Ia kini perlu memanfaatkan hasil evaluasi bersama tim agar dapat tampil lebih kompetitif dalam kualifikasi dan balapan Moto2 GP Indonesia 2026.

(A. Rayyan K/Sumber: Antara)

Ikuti Berita GEBRAK.ID Informasi terbaru langsung di WhatsApp

Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?

Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.

Follow Channel GEBRAK.ID