Panjat Tebing Lead Indonesia tanpa Medali meski 4 Atlet Tembus Final Asian Games 2026

Panjat-Tebing-ilustrasi-fpti-World_Climbing_FSC140272_pr

Tim panjat tebing Indonesia belum mampu menambah medali dari nomor lead putra dan putri pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Meski begitu, empat wakil Merah Putih berhasil menembus babak final di Kinjofuto, Nagoya, Jepang, Sabtu (3/10/2026). (Foto ilustrasi: FPTI)

GEBRAK.ID — Tim panjat tebing Indonesia belum mampu menambah medali dari nomor lead putra dan putri pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Meski begitu, empat wakil Merah Putih berhasil menembus babak final di Kinjofuto, Nagoya, Jepang, Sabtu (3/10/2026).

Empat atlet tersebut terdiri atas Sukma Lintang Cahyani dan Alma Ariella Tsany di nomor lead putri, serta Raviandi Ramadhan dan Putra Tri Ramadani pada nomor lead putra.

Sukma menjadi wakil Indonesia pertama yang tampil di final lead putri. Ia mengakhiri perlombaan di posisi kedelapan dengan raihan 28+ poin. Sementara Alma tampil lebih baik dan finis di peringkat kelima dengan 35+ poin.

Medali emas nomor tersebut menjadi milik atlet Korea Selatan Seo Chaehyun yang berhasil mencapai Top atau menuntaskan seluruh lintasan hingga puncak. Atlet tuan rumah Mori Ai berada di posisi kedua dengan 47+, sedangkan Zhang Yueong dari China menempati peringkat ketiga dengan 39+.

Pada kategori putra, Raviandi harus puas di posisi kedelapan dengan 23+ poin. Putra Tri Ramadani berada di peringkat kelima setelah mencatatkan 32+ poin.

Tuan rumah Jepang mendominasi nomor lead putra dengan merebut emas dan perak melalui Suzuki Neo dengan 40+ poin serta Yoshida Satone dengan 38+. Perunggu menjadi milik climber Korea Selatan Lee Dohyun dengan 38+.

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid tetap memberikan apresiasi kepada keempat atlet yang berhasil mencapai final.

“Memang kami belum berhasil mempersembahkan medali di kategori lead panjat tebing. Namun saya tetap bersyukur atlet-atlet kami masih masuk ke babak final, karena bagi kami ini adalah lompatan yang luar biasa,” kata Yenny.

Menurut Yenny, pencapaian tersebut menunjukkan perkembangan kualitas atlet panjat tebing Indonesia. “Karena tiga sampai empat tahun yang lalu, belum ada yang bisa mencapai final. Jadi ini sesuatu yang luar biasa dan kami sangat bersyukur atlet kita bisa seperti ini. Memang butuh waktu, butuh jam terbang yang lebih banyak lagi,” ujarnya.

Sukma juga bersyukur dapat mencicipi final Asian Games untuk pertama kalinya. Ia bahkan menjadi salah satu dari dua wakil Asia Tenggara yang mencapai babak tersebut bersama Alma.

“Ini pengalaman pertama saya tampil di final Asian Games. Bahkan di world cup pun maksimal di semifinal, jadi ini bisa masuk ke final sudah Puji Tuhan sekali,” kata Sukma.

Secara keseluruhan, panjat tebing Indonesia mengoleksi satu medali emas di Asian Games 2026. Medali tersebut dipersembahkan Desak Made Rita Kusuma Dewi dari nomor speed putri.

(A. Rayyan K/Sumber: FPTI)

Ikuti Berita GEBRAK.ID Informasi terbaru langsung di WhatsApp

Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?

Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.

Follow Channel GEBRAK.ID