Alwi Farhan Tersingkir di 16 Besar Korea Open Usai Duel Sengit 91 Menit

alwi-farhan-japan-open.jpeg

Langkah tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, di Korea Open 2026 harus terhenti pada babak 16 besar. Alwi gagal melewati hadangan wakil Taiwan, Wang Po-Wei, setelah menjalani pertandingan sengit selama 91 menit di Jinnam Gymnasium, Yeosu, Korea Selatan, Kamis (5/11/2026). (Foto: PBSI)

GEBRAK.ID — Langkah tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, di Korea Open 2026 harus terhenti pada babak 16 besar. Alwi gagal melewati hadangan wakil Taiwan, Wang Po-Wei, setelah menjalani pertandingan sengit selama 91 menit di Jinnam Gymnasium, Yeosu, Korea Selatan, Kamis (5/11/2026).

Alwi menyerah dalam pertandingan tiga gim dengan skor 21-17, 23-25, dan 15-21. Kekalahan ini terasa menyakitkan karena pebulu tangkis muda Indonesia tersebut sempat memimpin setelah merebut gim pertama.

Pada gim pembuka, Wang langsung menekan dan unggul cepat 4-0. Alwi berusaha mengejar, tetapi lawannya tetap mampu menjaga keunggulan hingga interval dengan skor 11-8.

Selepas jeda, permainan Alwi mulai membaik. Ia lebih berani melancarkan serangan melalui kombinasi lob, smash, dan permainan net. Perubahan tersebut membuat Wang kehilangan kendali, hingga Alwi berbalik unggul 13-12.

Wang sempat kembali memimpin 16-13. Namun, Alwi merespons dengan permainan agresif dan mengumpulkan poin demi poin. Ia akhirnya mengamankan gim pertama dengan kemenangan 21-17.

Persaingan semakin ketat pada gim kedua. Wang kembali mengambil inisiatif serangan dan sempat unggul 8-3. Alwi tidak menyerah begitu saja. Empat poin beruntun membuat jarak keduanya menipis menjadi 8-7.

Wang tetap memimpin 11-8 saat interval. Selepas jeda, Alwi kembali menemukan ritme permainan dan menyamakan kedudukan menjadi 13-13. Kedua pemain kemudian terlibat kejar-kejaran angka hingga skor 18-18.

Alwi sempat berada di ujung kekalahan ketika tertinggal 18-20. Namun, ia mampu memaksakan deuce setelah menyamakan kedudukan. Sayangnya, Wang tampil lebih tenang pada poin-poin krusial dan menutup gim kedua dengan kemenangan 25-23.

Memasuki gim penentuan, Alwi kembali mendapat tekanan. Wang unggul 11-6 saat interval dan mampu mempertahankan keunggulan setelah pertandingan berlanjut.

Alwi sempat memperkecil jarak menjadi 15-17. Namun, Wang tidak membiarkan momentum beralih. Pebulu tangkis Taiwan itu terus menambah angka hingga memastikan kemenangan 21-15 sekaligus mengunci tiket perempat final.

Kekalahan ini menjadi hasil berbeda dari penampilan Alwi pada babak pertama. Sehari sebelumnya, unggulan keempat tersebut tampil meyakinkan dengan menyingkirkan wakil Jepang, Kenta Nishimoto, dua gim langsung 21-14 dan 21-11.

Dalam keterangan kepada PBSI setelah kemenangan atas Nishimoto, Alwi mengatakan dirinya berusaha menjalankan strategi yang telah disiapkan bersama pelatih.

“Tidak mudah melawan Nishimoto yang bermain agresif dan menyerang, tapi saya bisa mengantisipasi dan saya bisa menjalankan apa yang diinstruksikan oleh pelatih,” kata Alwi.

Alwi juga sebelumnya menyatakan ingin menjaga daya juang di tengah padatnya kalender turnamen akhir tahun. Ia masih memburu peluang tampil pada BWF World Tour Finals 2026.

Tersingkirnya Alwi membuat Indonesia kehilangan satu wakil tunggal putra di babak 16 besar Korea Open. Sebelumnya, Wang Po-Wei juga menyingkirkan pemain muda Indonesia lainnya, Richie Duta Richardo, pada babak pertama dengan skor 21-10, 15-21, dan 21-12.

(A. Rayyan K/Sumber: BWF)

Dukung GEBRAK.ID

Jika berita kami bermanfaat, dukung keberlanjutan jurnalisme independen melalui donasi sukarela.

Dukung lewat Saweria
Ikuti Berita GEBRAK.ID Informasi terbaru langsung di WhatsApp

Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?

Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.

Follow Channel GEBRAK.ID