KSAU Tonny Harjono Turun Langsung Terbangkan F-16 dalam Patroli Udara Bersama Singapura
KSAU Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono berada di dalam kokpit pesawat tempur F-16 Fighting Falcon saat menjalankan patroli bersama dengan Chief of Air Force (CAF) RSAF Major-General Kelvin Fan, Rabu (4/11/2026). (Foto: Humas TNI AU)
GEBRAK.ID — Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono menunjukkan langsung keterlibatan Indonesia dalam memperkuat pengamanan wilayah udara perbatasan. Ia mengawaki pesawat tempur F-16 Fighting Falcon dalam patroli udara bersama Angkatan Udara Singapura atau Republic of Singapore Air Force (RSAF), Rabu (4/11/2026).
Patroli tersebut menjadi bagian dari Operasi Indopura Sakti-26 yang melibatkan personel kedua negara. Misi ini sekaligus menandai langkah penting dalam memperkuat koordinasi dan kerja sama pertahanan udara Indonesia-Singapura.
Dalam penerbangan tersebut, Tonny tandem bersama Kepala Dinas Operasi Lanud Roesmin Nurjadin Kolonel Pnb Andri Setiawan. Mereka berkolaborasi dengan Kepala Staf RSAF Major-General Kelvin Fan yang juga mengawaki pesawat F-16.
Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsekal Pertama TNI Feri Yunaldi menjelaskan, patroli melibatkan dua pesawat F-16 milik TNI AU dan tiga pesawat F-16 RSAF.
“Patroli melibatkan dua pesawat F-16 TNI AU dan tiga pesawat F-16 RSAF,” kata Feri dalam keterangan resmi TNI AU.
Baca Juga
Menurut Feri, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan memperkuat pengawasan wilayah udara, tetapi juga mempererat hubungan militer kedua negara. Kerja sama yang telah terjalin lama diharapkan membuka peluang kolaborasi pertahanan yang lebih luas.
Kementerian Pertahanan Singapura melalui pernyataan resminya menyebut kegiatan ini sebagai patroli udara tempur bersama perdana dalam kerangka Patkor Indopura 2026. Operasi berlangsung pada 3-4 November 2026 dan melibatkan dua pesawat F-16 dari masing-masing angkatan udara.
Kepala RSAF Major-General Kelvin Fan menyebut patroli perdana tersebut sebagai tonggak penting bagi kedua angkatan udara.
Menurut Fan, kegiatan itu mencerminkan kepercayaan, persahabatan, dan profesionalisme yang telah terbangun antara TNI AU dan RSAF.
Selain patroli bersama, kedua negara juga menggelar pengarahan gabungan dan menyelaraskan prosedur operasi standar. Langkah tersebut diharapkan meningkatkan kemampuan kedua angkatan udara dalam menjalankan misi secara terkoordinasi.
Kerja sama ini memperlihatkan upaya Indonesia dan Singapura menjaga keamanan kawasan melalui komunikasi, koordinasi, serta penguatan kemampuan pertahanan udara.
(Saeful Imam/berbagai sumber)
Jika berita kami bermanfaat, dukung keberlanjutan jurnalisme independen melalui donasi sukarela.
Dukung lewat SaweriaMau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?
Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.
Follow Channel GEBRAK.ID