Tiga Orang Jemaah Masjid Darul Ma’arif Jaktim Diserang Saat Shalat Subuh
Tiga orang jadi korban penyerangan saat Sholat Subuh di Jaktim Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Alfian Nurrizal saat menjenguk jemaah Masjid Darul Ma'arif yang menjadi korban penyerangan oleh orang tak dikenal di Rumah Sakit Harum Sisma Medika, Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Minggu (8/11/2026). (Foto: Antara)
GEBRAK.ID — Tiga orang jemaah Masjid Darul Ma’arif di Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur (Jaktim), menjadi korban penyerangan bersenjata tajam saat melaksanakan shalat Subuh berjamaah, Minggu (8/11/2026) sekitar pukul 04.15 WIB. Ketiganya kini menjalani perawatan medis di rumah sakit.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Alfian Nurrizal menjelaskan bahwa peristiwa bermula ketika sejumlah jemaah melihat api di depan pintu masjid. Beberapa jemaah berupaya memadamkan api tersebut, namun di tengah situasi itu terjadi penyerangan menggunakan senjata tajam terhadap tiga orang di dalam masjid.
“Ketiganya telah dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis di rumah sakit, yakni dua orang di RS Islam Pondok Kopi dan satu orang di RS Harum,” ujar Alfian saat dikonfirmasi di Jakarta.
Polisi Olah TKP dan Kumpulkan Saksi
Petugas dari Polsek Duren Sawit bersama jajaran Polres Metro Jakarta Timur langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan dan pemeriksaan awal. Polisi mengumpulkan keterangan saksi serta mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.
Alfian menyebut pihaknya terus berkoordinasi dengan rumah sakit untuk memantau perkembangan kondisi ketiga korban. “Kami memastikan mereka mendapatkan penanganan medis yang diperlukan,” ucapnya.
Baca Juga
Hingga kini, polisi belum mengungkap identitas pelaku maupun motif penyerangan. Penyidik masih mendalami kasus ini, termasuk apakah ada kaitan dengan gangguan keamanan atau aksi kriminal murni.
Imbauan Kamtibmas
Alfian mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh kejadian tersebut. Ia juga meminta warga tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kerukunan, toleransi, dan situasi keamanan serta ketertiban masyarakat agar tetap aman dan kondusif,” kata Alfian.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan di lingkungan tempat ibadah. Aparat kepolisian diharapkan bergerak cepat mengungkap motif dan menangkap pelaku, agar rasa aman masyarakat kembali pulih.
(Saeful Imam/berbagai sumber)
Jika berita kami bermanfaat, dukung keberlanjutan jurnalisme independen melalui donasi sukarela.
Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?
Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.
Follow Channel GEBRAK.ID