Gelandang Chelsea Enzo Fernandez Dicemooh Suporter Sendiri Saat The Blues Menang 3-1 Atas Sociedad
Enzo Fernandez mendapat sambutan berbeda dari para pendukung Chelsea ketika turun sebagai pemain pengganti dalam kemenangan 3-1 atas Real Sociedad di Stamford Bridge, London, Inggris, Sabtu (15/8/2026). (Foto: BBC/Getty Images)
Editor: Damar Pratama
GEBRAK.ID, JAKARTA — Enzo Fernandez mendapat sambutan berbeda dari para pendukung Chelsea ketika turun sebagai pemain pengganti dalam kemenangan 3-1 atas Real Sociedad di Stamford Bridge, London, Inggris, Sabtu (15/8/2026).
Sebagian suporter Chelsea mencemooh gelandang asal Argentina tersebut ketika masuk pada menit ke-62 untuk menggantikan Reece James. Namun, tidak semua pendukung memberikan reaksi negatif. Sebagian lainnya tetap memberikan dukungan kepada pemain berusia 25 tahun itu.
Situasi tersebut tidak terlepas dari keinginan Fernandez untuk meninggalkan Chelsea. Sang pemain sebelumnya telah menyampaikan kepada klub pada Mei 2026 bahwa dirinya ingin mencari tantangan baru.
Chelsea kemudian memasang banderol 120 juta poundsterling atau sekitar Rp2,9 triliun untuk pemain timnas Argentina tersebut. Namun, hingga bursa transfer musim panas 2026 memasuki tahap akhir, belum ada tawaran yang datang sesuai dengan harga yang ditetapkan The Blues.
Masa depan Fernandez pun menjadi salah satu persoalan yang menarik perhatian menjelang dimulainya kompetisi Premier League atau Liga Primer Inggris. Di tengah ketidakpastian tersebut, ia tetap masuk dalam skuad Chelsea untuk menjalani pertandingan pramusim menghadapi Real Sociedad.
Fernandez sebelumnya tampil dalam Piala Dunia 2026 bersama Argentina. Ia mencetak gol penyama kedudukan ketika Argentina menghadapi Inggris pada semifinal yang berlangsung Juli 2026 lalu. Kala itu ia juga melakukan selebrasi yang provokatif pada pendukung Inggris.
Baca juga: Chelsea Siapkan Enzo Fernandez Vs Sociedad, tapi Jackson, Delap, dan Adarabioyo tak Masuk Skuad
Namun, perjalanan Argentina di partai final tidak berakhir dengan trofi. Fernandez mendapat kartu merah ketika Albiceleste menghadapi Spanyol dan akhirnya harus menerima kekalahan dari La Furia Roja.
Terlepas dari situasi Fernandez, Chelsea berhasil menutup rangkaian pramusim dengan hasil positif. Kemenangan 3-1 atas Real Sociedad sekaligus memberikan modal berharga bagi Xabi Alonso sebelum menjalani pertandingan resmi pertamanya di Premier League.
Morgan Rogers membuka catatan golnya di Stamford Bridge dengan cara sederhana. Ia menyambar bola muntah setelah sundulan Joao Pedro mampu ditepis kiper Real Sociedad.
Baca juga: Xabi Alonso Terharu Jalani Laga Pertama di Stamford Bridge sebagai Pelatih Chelsea
Real Sociedad kemudian merespons melalui Jon Aramburu. Gol tersebut membuat pertandingan kembali berjalan ketat setelah Chelsea kehilangan keunggulan.
Namun, Chelsea akhirnya memastikan kemenangan berkat penampilan impresif Pedro. Penyerang asal Brasil itu mencetak dua gol dan membawa timnya kembali unggul hingga menutup pertandingan dengan skor 3-1.
Tambahan dua gol tersebut membuat Pedro mengoleksi delapan gol sepanjang rangkaian pramusim Chelsea. Performa itu menjadi sinyal positif bagi lini depan the Blues sebelum memasuki persaingan Premier League.
Chelsea akan memulai musim baru dengan pertandingan tandang menghadapi Fulham. Laga melawan rival sekota tersebut sekaligus menjadi ujian kompetitif pertama bagi Alonso setelah mengambil alih kursi pelatih Chelsea.
Sementara itu, persoalan masa depan Fernandez masih menjadi tanda tanya. Reaksi berbeda dari suporter di Stamford Bridge menunjukkan bahwa hubungan pemain dengan sebagian pendukung belum sepenuhnya kembali harmonis.
Kini, Chelsea harus menentukan langkah berikutnya terhadap pemain yang mereka datangkan dengan status sebagai salah satu gelandang termahal dunia tersebut, sementara Fernandez juga menghadapi keputusan penting mengenai kelanjutan kariernya di London.
(Sumber: AFP)
