Tyson Fury Beri Sinyal Duel Lawan Joshua Segera Diumumkan, Pertarungan Besar Menanti

tyson fury instagram

Legenda tinju kelas berat asal Inggris, Tyson Fury. (Foto: Instagram/@tysonfury)

Editor: A. Rayyan K

GEBRAK.ID, JAKARTA — Pertarungan yang selama bertahun-tahun dinanti penggemar tinju dunia kembali mendekati kenyataan. Mantan juara dunia kelas berat Tyson Fury memberi sinyal bahwa duel melawan Anthony Joshua akan segera diumumkan.

Fury menyampaikan kabar tersebut melalui video yang ia unggah di media sosial. Pernyataannya muncul tidak lama setelah Dana White, petinggi Zuffa Boxing sekaligus CEO Ultimate Fighting Championship (UFC), mengungkapkan kekecewaannya terkait proses negosiasi pertarungan kedua petinju Inggris tersebut.

“Pertarungan besar akan segera terjadi. Ini pertarungan yang selama ini kalian tunggu-tunggu. Akan segera diumumkan, pantau terus,” kata Fury dalam video yang dipantau di Jakarta, Rabu (19/8/2026).

Duel Fury versus Joshua memang tengah diarahkan berlangsung pada November 2026. Namun, kedua pihak masih menghadapi persoalan mengenai lokasi pertandingan.

Promotor Joshua, Eddie Hearn dari Matchroom Boxing, sebelumnya menyatakan telah menyepakati opsi untuk menggelar pertarungan di Inggris Raya. Jika lokasi bergeser ke Amerika Serikat, pihaknya menilai kesepakatan tersebut harus kembali dinegosiasikan.

Persoalan lokasi kini menjadi salah satu tahap penting sebelum duel dua mantan juara dunia kelas berat itu benar-benar mendapatkan pengumuman resmi.

Fury sendiri memiliki rekam jejak panjang di kelas berat. The Gypsy King pernah mengalahkan Wladimir Klitschko pada 2015 untuk merebut gelar WBA (Super), IBF, WBO, dan IBO.

Namun, perjalanan mempertahankan gelar tidak berlangsung mulus. Fury kehilangan sabuk IBF pada Desember 2015 setelah memilih menjalani pertarungan ulang melawan Klitschko ketimbang menghadapi penantang wajib Vyacheslav Glazkov.

Setahun kemudian, Fury mengosongkan gelar WBA dan WBO setelah tidak menjalani laga mempertahankan gelar. Ia kemudian kembali ke puncak dan merebut sabuk WBC setelah mengalahkan Deontay Wilder pada 2020.

Fury akhirnya kehilangan gelar WBC ketika Oleksandr Usyk mengalahkannya dalam pertarungan penyatuan gelar untuk menentukan juara sejati kelas berat.

Dalam penampilan terakhirnya, Fury meraih kemenangan knockout atas Mariusz Wach dalam pertarungan di Thailand. Hasil tersebut membuat catatan profesionalnya menjadi 36 kemenangan, termasuk 25 melalui KO, dua kekalahan, dan satu hasil imbang.

Joshua juga bukan nama sembarangan. Peraih medali emas Olimpiade London 2012 itu merebut gelar IBF pada 2016 setelah mengalahkan Charles Martin.

Setahun kemudian, Joshua menambah gelar WBA (Super) dengan menundukkan Wladimir Klitschko. Ia kemudian merebut sabuk WBO milik Joseph Parker pada 2018.

Karier Joshua sempat mengalami pasang surut setelah kalah dari Andy Ruiz Jr. pada 2019. Namun, petinju Inggris itu berhasil merebut kembali gelarnya dalam pertarungan ulang.

Gelar-gelar tersebut kembali lepas ketika Joshua menghadapi Oleksandr Usyk pada 2021. Upayanya untuk membalas kekalahan dalam duel kedua pada 2022 juga berakhir tanpa hasil.

Joshua kemudian berusaha membangun kembali kariernya. Dalam pertarungan terakhir, ia mengalahkan Kristian Prenga setelah sempat dua kali terjatuh pada ronde pertama.

Kemenangan tersebut membawa rekor Joshua menjadi 30 kemenangan, termasuk 26 KO, serta empat kekalahan.

Jika benar terealisasi, duel Fury versus Joshua akan mempertemukan dua petinju Inggris dengan reputasi besar di kelas berat. Selain mempertaruhkan gengsi, pertarungan ini juga menjadi kesempatan bagi keduanya untuk kembali merebut perhatian dunia setelah perjalanan panjang menghadapi berbagai rival.

Kini, penggemar hanya tinggal menunggu satu hal: kapan pertarungan besar yang disebut Fury itu benar-benar diumumkan?

(Sumber: Instagram)