BAIC T1 Segera Dirakit Lokal di Indonesia, Harga Ditargetkan Turun di Bawah Rp350 Juta

1787118709217

Dari CBU China menjadi rakitan Purwakarta, BAIC Indonesia berharap harga mobil listrik T1 lebih terjangkau setelah produksi lokal dimulai. (Foto:ist)

Editor: Dinar Kencana

GEBRAK.ID,JAKARTA— BAIC Indonesia menyiapkan langkah baru untuk memperkuat posisi di pasar mobil listrik nasional. BAIC T1 yang saat ini masih didatangkan dari China dalam bentuk utuh atau completely built up (CBU) direncanakan mulai dirakit di Indonesia.

Perakitan lokal BAIC T1 akan dilakukan di fasilitas PT Handal Indonesia Motor (HIM) di Purwakarta, Jawa Barat. Chief Operating Officer (COO) BAIC Indonesia Dhany Yahya mengatakan produksi lokal ditargetkan berlangsung paling lambat awal 2027, dengan kemungkinan dimulai pada akhir 2026.”Iya (akan dirakit lokal) akhir tahun ini atau awal tahun depan di Handal,” ujar Dhany Yahya, seperti dikutip dari detikOto.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi BAIC untuk meningkatkan kandungan lokal sekaligus membuat harga T1 lebih kompetitif di pasar Indonesia.

Harga BAIC T1 Ditargetkan di Bawah Rp350 Juta.

Saat ini BAIC T1 dipasarkan di Indonesia dengan harga sekitar Rp373 juta on the road (OTR) Jakarta. Harga tersebut merupakan harga peluncuran untuk 1.000 konsumen pertama dan sekitar Rp20 juta lebih rendah dibandingkan harga retail yang disebut berada di kisaran Rp393 juta.

Setelah produksi dilakukan di dalam negeri, BAIC berharap harga jual T1 dapat ditekan hingga di bawah Rp350 juta. Dhany mengatakan potensi penurunan harga tersebut berkaitan dengan pemenuhan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan peluang memperoleh insentif perpajakan.”Harga tentu (turun), karena kan kita berharap dengan TKDN tadi kan akan qualified untuk bisa free luxury tax kurang lebih 15%,” kata Dhany.

Meski demikian, harga resmi BAIC T1 versi rakitan lokal belum ditetapkan. Besaran penurunannya masih bergantung pada realisasi produksi lokal dan tingkat kandungan dalam negeri yang dapat dicapai.

Dirakit di Pabrik Handal Purwakarta

Pemilihan fasilitas Handal Indonesia Motor bukan hal baru bagi BAIC. Sebelumnya, fasilitas tersebut telah digunakan untuk merakit BAIC BJ40 Plus secara lokal. BAIC Indonesia menyebut BJ40 Plus menjadi model pertama merek tersebut yang dirakit di Indonesia melalui fasilitas PT Handal Indonesia Motor di Purwakarta. Dengan pengalaman tersebut, fasilitas yang sama kini dipersiapkan untuk mendukung produksi BAIC T1.

Perubahan dari skema CBU menjadi perakitan lokal atau completely knocked down (CKD) diharapkan tidak hanya membantu menekan harga, tetapi juga memperkuat kontribusi BAIC terhadap industri otomotif dalam negeri. Spesifikasi BAIC T1BAIC T1 merupakan mobil listrik berbentuk crossover yang menjadi kendaraan listrik pertama BAIC untuk pasar Indonesia.

Model ini resmi diperkenalkan di Indonesia pada GIIAS 2026. T1 menggunakan motor listrik bertenaga sekitar 70 kW atau 94 HP dengan torsi maksimum 176 Nm. Tenaganya disalurkan ke roda depan. Mobil tersebut menggunakan baterai LFP berkapasitas sekitar 42,3 kWh. Berdasarkan standar pengujian CLTC, BAIC mengklaim T1 mampu menempuh jarak hingga sekitar 425 kilometer dalam sekali pengisian.

Untuk pengisian daya, T1 telah mendukung DC fast charging. Pengisian baterai dari 30 persen hingga 80 persen diklaim dapat dilakukan dalam waktu sekitar 30 menit.

BAIC Incar Pasar Mobil Listrik Indonesia

BAIC T1 menjadi salah satu model baru yang ikut meramaikan persaingan mobil listrik di Indonesia pada 2026. BAIC Indonesia saat ini mencantumkan T1 dalam jajaran model yang dipasarkan bersama BJ40 Plus, X55 II, dan BJ30. Perakitan lokal T1 akan menjadi langkah penting bagi BAIC untuk meningkatkan daya saingnya.

Jika target harga di bawah Rp350 juta terealisasi, T1 berpotensi masuk ke kelompok mobil listrik dengan harga yang lebih terjangkau bagi konsumen Indonesia. Namun, konsumen masih harus menunggu sampai produksi lokal benar-benar berjalan untuk mengetahui harga final BAIC T1 rakitan Indonesia.

(berbagai sumber)