Latihan Bareng Marc Marquez, Veda Ega Dapat Suntikan Semangat Jelang Moto3 Aragon

veda-ega-ngobrol-dgn-tim-honda-team-asia

Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, mendapat pengalaman istimewa saat mengisi jeda kompetisi Moto3 2026. Rider Honda Team Asia itu berkesempatan berlatih bersama juara dunia MotoGP, Marc Marquez, di kawasan Sirkuit Aragon, Spanyol, Sabtu (22/8/2026). (Foto: Honda Team Asia)

Editor: A. Rayyan K

GEBRAK.ID — Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, mendapat pengalaman istimewa saat mengisi jeda kompetisi Moto3 2026. Rider Honda Team Asia itu berkesempatan berlatih bersama juara dunia MotoGP, Marc Marquez, di kawasan Sirkuit Aragon, Spanyol, Sabtu (22/8/2026).

Momen tersebut menjadi perhatian setelah Honda Team Asia membagikan video latihan keduanya melalui media sosial. Dalam unggahan itu, Veda terlihat berada satu lintasan dengan Marc Marquez dan mendapat kesempatan belajar dari salah satu pembalap paling sukses di ajang MotoGP.

Honda Team Asia menyebut pertemuan tersebut sebagai momen spesial bagi Veda. Kesempatan berlatih bersama pembalap sekaliber Marquez tentu menjadi pengalaman berharga bagi rookie asal Indonesia yang tengah menjalani musim debutnya di Kejuaraan Dunia Moto3.

Setelah sesi latihan, Marc Marquez juga memberikan dukungan kepada Veda. Juara dunia MotoGP delapan kali itu mengirimkan emoji kepalan tangan dan api berkobar sebagai bentuk semangat kepada pembalap muda Indonesia tersebut.

Momen itu datang pada waktu yang tepat. Veda sedang menjalani musim yang impresif bersama Honda Team Asia dan sejauh ini mampu bersaing di barisan depan klasemen Moto3 2026.

Baca juga: Momen Langka! Veda Ega Pratama Latihan Bareng Marc Marquez Jelang MotoGP Aragon

Menurut catatan resmi MotoGP, Veda memang mencuri perhatian sejak awal musim. Dalam debutnya di GP Thailand, ia langsung finis kelima. Satu seri kemudian di GP Brasil, Veda mencetak sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang meraih podium Grand Prix setelah finis ketiga.

Performa konsisten tersebut membuat Veda berada di posisi keenam klasemen sementara. Setelah GP Jerman, ia mengoleksi 90 poin dan unggul dari pembalap Malaysia, Hakim Danish.

Veda kemudian kembali menambah poin pada GP Inggris di Silverstone. Ia finis kesembilan dan mengamankan tujuh poin sehingga total koleksinya mencapai 97 poin. Hasil itu semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu rookie yang patut diperhitungkan pada musim 2026.

Catatan tersebut membuat Veda memiliki peluang untuk menembus lima besar klasemen. Ia hanya terpaut 18 poin dari Marco Morelli yang berada satu tingkat di atasnya.

Konsistensi Veda juga menjadi salah satu keunggulan utamanya. Sepanjang paruh pertama musim, ia mampu mengumpulkan poin dalam sebagian besar balapan yang diikutinya. MotoGP bahkan menilai performa Veda pada musim debutnya telah melampaui ekspektasi.

Bagi Indonesia, kiprah Veda menjadi angin segar. Podium di Brasil serta sejumlah finis di posisi 10 besar menunjukkan bahwa pembalap muda tersebut mampu beradaptasi cepat dengan persaingan kelas dunia.

Kini, pengalaman berlatih bersama Marc Marquez menjadi tambahan motivasi bagi Veda sebelum kembali turun dalam persaingan Moto3. Dukungan dari sosok yang telah meraih begitu banyak gelar di dunia balap motor tentu bisa menjadi modal mental berharga bagi Veda untuk menghadapi seri-seri berikutnya.

Target terdekatnya pun jelas. Veda berpeluang menembus 100 poin sekaligus memperpendek jarak dengan para pembalap di posisi lima besar klasemen Moto3 2026.

Jika mampu mempertahankan konsistensinya, bukan tidak mungkin Veda Ega Pratama kembali mencatat sejarah baru bagi Indonesia pada paruh kedua musim ini.

(Sumber: Instagram)