Atas Perintah Trump, Google Maps Ubah Nama Danau Ontario Jadi Lake America

1788155639113

Perubahan label mengikuti perintah Donald Trump di tengah memanasnya hubungan dagang Amerika Serikat dan Kanada. (Foto: Google maps)

GEBRAK.ID,WASHINGTON, DC – Google Maps resmi mengubah label Danau Ontario (Lake Ontario) menjadi Lake America bagi pengguna yang berada di Amerika Serikat. Perubahan tersebut dilakukan setelah Presiden AS Donald Trump menandatangani perintah eksekutif yang menginstruksikan pemerintah Amerika Serikat mengganti nama danau tersebut. Google menyatakan pembaruan nama mengikuti kebijakan perusahaan untuk menggunakan nama geografis yang tercantum dalam sumber resmi pemerintah setempat.

Dalam kasus ini, perubahan mengacu pada U.S. Geographic Names Information System (GNIS). Perubahan di Google Maps mulai terlihat pada akhir pekan, hanya beberapa hari setelah Trump menandatangani perintah eksekutif tersebut pada 27 Agustus 2026.

Berbeda berdasarkan lokasi pengguna

Nama yang muncul di Google Maps kini bergantung pada lokasi pengguna. Pengguna Google Maps yang berada di Amerika Serikat akan melihat Lake America. Sementara itu, pengguna di Kanada tetap melihat nama Lake Ontario. Untuk pengguna di negara lain, Google menampilkan kedua nama tersebut, yakni Lake Ontario (Lake America).

Google menjelaskan kebijakan tersebut merupakan bagian dari praktik lama perusahaan dalam menampilkan nama geografis yang berbeda berdasarkan wilayah atau sumber resmi pemerintah. Dengan demikian, perubahan label pada Google Maps tidak berarti Kanada maupun negara-negara lain diwajibkan menggunakan nama Lake America.

Trump perintahkan perubahan nama Lake Ontario

Trump menandatangani perintah eksekutif mengenai perubahan nama tersebut pada 27 Agustus 2026. Dalam dokumen resmi Gedung Putih, Trump menyebut danau yang selama ini dikenal sebagai Lake Ontario merupakan bagian penting dari warisan dan kepentingan ekonomi Amerika Serikat. Perintah itu meminta Menteri Dalam Negeri AS bekerja sama dengan U.S. Board on Geographic Names untuk memperbarui GNIS dan mengganti berbagai referensi pemerintah federal terhadap Lake Ontario menjadi Lake America.

Pemerintah AS juga diminta menyesuaikan penggunaan nama tersebut dalam peta, dokumen, kontrak, komunikasi, dan materi resmi lembaga federal.

Lake Ontario merupakan salah satu dari lima Great Lakes Amerika Utara. Danau tersebut berbatasan dengan negara bagian New York di sisi selatan dan timur serta Provinsi Ontario, Kanada, di sisi utara dan barat.

Tidak otomatis berlaku di Kanada

Perubahan nama oleh pemerintah Amerika Serikat tidak secara otomatis mengubah nama yang digunakan Kanada. Perdana Menteri Kanada Mark Carney sebelumnya menolak perubahan tersebut dan menegaskan bahwa nama Lake Ontario memiliki sejarah yang jauh lebih tua daripada berdirinya Kanada maupun Amerika Serikat. Nama Ontario berasal dari istilah Wendat yang berkaitan dengan danau tersebut.

Penolakan juga datang dari sejumlah pejabat Kanada. Ontario Premier Doug Ford bahkan memasang papan berukuran besar di tepi danau yang menegaskan penggunaan nama Lake Ontario. Reuters melaporkan sejumlah pejabat Amerika Serikat, termasuk Gubernur New York Kathy Hochul dan Gubernur Vermont Phil Scott, turut mengkritik keputusan tersebut.

Mereka menilai pergantian nama tidak menjadi prioritas di tengah persoalan yang lebih besar dalam hubungan AS-Kanada.

Terjadi di tengah perang dagang AS-Kanada

Perubahan nama Lake Ontario juga berlangsung ketika hubungan Amerika Serikat dan Kanada kembali memanas akibat persoalan perdagangan dan tarif. Kedua negara tengah menghadapi ketegangan perdagangan yang meningkat, termasuk pemberlakuan tarif dan ancaman tarif balasan terhadap berbagai produk.

Karena itu, keputusan Trump mengenai nama Lake Ontario dipandang bukan sekadar perubahan administratif, tetapi juga memiliki dimensi politik dalam hubungan kedua negara. Perubahan ini juga mengingatkan pada keputusan Trump sebelumnya mengenai Gulf of Mexico. Pada 2025, pemerintah AS mengubah penggunaan nama tersebut menjadi Gulf of America dalam nomenklatur federal Amerika Serikat.

Google kemudian menyesuaikan label di Maps untuk pengguna AS berdasarkan sumber resmi pemerintah.

Tidak semua aplikasi peta mengikuti perubahan

Google Maps bukan satu-satunya layanan pemetaan yang digunakan masyarakat Amerika Utara. Perubahan nama tersebut juga memperlihatkan adanya perbedaan antara layanan pemetaan dalam menentukan nomenklatur geografis. Reuters melaporkan perubahan Google tidak serta-merta diikuti seluruh platform pemetaan. Sejumlah layanan masih menggunakan nama Lake Ontario.

Dengan kebijakan Google saat ini, pengguna di berbagai belahan dunia dapat melihat nama yang berbeda untuk objek geografis yang sama. Hal tersebut terutama berlaku untuk wilayah yang memiliki nama resmi berbeda di masing-masing negara. Dengan demikian, bagi pengguna di Indonesia dan negara lain di luar AS maupun Kanada, Google Maps dapat menampilkan Lake Ontario (Lake America), sementara pengguna di AS melihat Lake America dan pengguna Kanada tetap melihat Lake Ontario. Perubahan tersebut menunjukkan bahwa sebuah keputusan pemerintah mengenai nomenklatur geografis dapat berdampak langsung pada layanan digital yang digunakan masyarakat sehari-hari, meskipun tidak otomatis mengubah nama yang berlaku di negara lain.

(Devona R/ berbagai sumber)