Toyota dan Daihatsu Suntik Fitur Canggih untuk Roomy & Thor, Siap Goyang Dominasi BYD Racco?

1788357257631

Pembaruan Model Tahun 2026 Fokus pada Keselamatan, Harga Tetap Terjangkau Mulai Rp 175 Jutaan. (Foto:ist)

GEBRAK.ID,JAKARTA- Persaingan di segmen mobil ringkas Jepang kembali memanas. Setelah kehadiran BYD Racco dan Suzuki e-Sky yang mengusung konsep kendaraan listrik mungil, duo raksasa otomotif Toyota dan Daihatsu resmi meluncurkan pembaruan untuk model kembar mereka, Toyota Roomy dan Daihatsu Thor, untuk pasar domestik Jepang pada awal September 2026.

Meskipun belum mengadopsi teknologi listrik murni seperti para pesaing barunya, penyegaran ini difokuskan pada peningkatan fitur keselamatan dan kenyamanan yang signifikan. Toyota Roomy dan Daihatsu Thor, yang telah diproduksi sejak 2016, kembali mendapat perhatian. Mobil dengan panjang bodi 3.700 mm ini menempati posisi unik di atas kendaraan kei car berukuran sangat kecil, menawarkan kabin yang lega dan fungsionalitas tinggi untuk penggunaan perkotaan.

Untuk model tahun 2026, kedua pabrikan memilih untuk tidak mengubah desain eksterior yang sudah ikonik, melainkan melakukan pembaruan pada fitur dan perlengkapan.

Peningkatan Fitur Keselamatan Smart Assist Jadi Andalan

Salah satu peningkatan utama adalah pada sistem keselamatan canggih Smart Assist. Kini, teknologi ini ditingkatkan di seluruh varian Toyota Roomy dan Daihatsu Thor. Pembaruan mencakup kemampuan deteksi pesepeda yang melintas (Crossing Cyclist Detection), peningkatan akurasi pendeteksian kendaraan dan pejalan kaki dari arah berlawanan saat mobil berbelok di persimpangan, serta peningkatan performa adaptive cruise control.

Sistem pengereman otomatis pun kini memiliki ambang batas kecepatan deteksi pejalan kaki yang lebih tinggi, meningkat dari 60 km/jam menjadi 80 km/jam. Selain itu, perlengkapan standar juga mendapat tambahan. Varian dasar kini dilengkapi dengan kursi pengemudi yang dapat diatur ketinggiannya, sandaran tangan tengah, sensor parkir tambahan di sudut belakang, serta kantong udara samping dan tirai untuk semua baris.

Ini menunjukkan komitmen Toyota dan Daihatsu untuk meningkatkan standar keselamatan kendaraan kompak mereka.

Warna Baru dan Sentuhan Modern di Kabin

Meski bentuk bodi tetap dipertahankan, pembaruan juga hadir melalui pilihan warna baru yang lebih segar. Beberapa warna baru yang ditawarkan meliputi Yellowish Black Crystal Mica, Cool Violet Crystal Shine, Grayish Olive Metallic, serta Shining White Pearl.

Pilihan warna-warna ini juga dapat dipadukan dengan atap dan pilar berwarna hitam untuk memberikan kesan lebih sporty. Masuk ke dalam kabin, desain dasbor dan konfigurasi dua baris kursi yang fleksibel bahkan dapat dilipat menjadi area istirahat masih dipertahankan. Namun, untuk tampilan lebih modern, panel instrumen analog kini dilengkapi dengan layar digital di bagian tengah.

Interior yang lapang dan serbaguna ini menjadi daya tarik utama bagi keluarga muda di Jepang.

Spesifikasi Mesin dan Harga Tetap

Untuk urusan dapur pacu, tidak ada perubahan signifikan. Toyota Roomy dan Daihatsu Thor masih mengandalkan mesin 1.0 liter 3-silinder bensin. Tersedia dua pilihan, yakni versi naturally-aspirated dengan tenaga 68 hp dan versi turbocharged yang menghasilkan 97 hp. Kedua opsi mesin ini dipadukan dengan transmisi Continuously Variable Transmission (CVT), dengan pilihan penggerak roda depan atau semua roda (4WD) untuk varian tertentu.

Harga pun tetap kompetitif. Toyota Roomy dibanderol mulai dari ¥1.830.400 atau sekitar Rp 175 jutaan untuk varian dasar X 2WD, hingga ¥2.346.300 atau sekitar Rp 224 jutaan untuk varian tertinggi Custom G 4WD. Daihatsu Thor dibanderol dengan harga yang identik.

Mobil-mobil ini diproduksi di pabrik Daihatsu di Kyoto, Jepang, yang juga memproduksi model lain seperti Subaru Justy.

Tantangan di Era Elektrifikasi

Pembaruan ini menjadi langkah strategis Toyota dan Daihatsu untuk mempertahankan daya saing di segmen subcompact yang mulai digerogoti oleh kendaraan listrik mungil seperti BYD Racco dan Suzuki e-Sky. BYD Racco, yang hadir lebih dulu pada Juli 2026, menawarkan pilihan baterai dengan jarak tempuh hingga 320 km serta fitur pintu geser elektrik yang canggih.

Sementara itu, Suzuki e-Sky yang direncanakan meluncur pada akhir 2026, menawarkan efisiensi energi yang diklaim lebih baik. Meskipun ketinggalan teknologi dari segi elektrifikasi, Toyota dan Daihatsu mengandalkan keandalan mesin konvensional, fungsionalitas kabin yang sudah teruji, serta harga yang lebih terjangkau untuk mempertahankan basis penggemar setia mereka di Jepang.

Pertarungan di segmen mobil kota mungil ini dipastikan akan semakin menarik untuk disimak, terutama dengan hadirnya pemain-pemain baru yang membawa warna berbeda di pasar otomotif global.

(Damar Pratama/berbagai sumber)