Ada Persija vs Persib di GBK Besok, Ini Ruas Jalan yang Berpotensi Padat dan Rute Alternatifnya

1789135409334

Kepadatan lalu lintas diprediksi terjadi di sejumlah ruas jalan sekitar Gelora Bung Karno menjelang laga Persija vs Persib, Sabtu (12/9/2026) sore. (Foto: Gebrak.id)

GEBRAK.ID, JAKARTA — Sejumlah ruas jalan di sekitar kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, berpotensi mengalami kepadatan lalu lintas pada Sabtu (12/9/2026). Kepadatan diperkirakan terjadi menjelang pertandingan Persija Jakarta melawan Persib Bandung di Stadion Utama GBK yang dijadwalkan kick-off pukul 15.30 WIB.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Firman Darmansyah mengatakan, peningkatan volume kendaraan diprediksi terjadi di sejumlah ruas jalan sekitar GBK sebelum pertandingan dimulai. “Diperkirakan akan terjadi peningkatan volume kendaraan dan kepadatan arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan sekitar kawasan GBK,” kata Firman dalam keterangan tertulisnya, Jumat (11/9/2026).

Ruas Jalan yang Berpotensi Padat

Polisi mengimbau pengendara yang tidak berkepentingan menuju kawasan GBK untuk menghindari sejumlah ruas jalan yang berpotensi mengalami kepadatan, yakni:·

Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Gatot Subroto, Simpang Semanggi, Jalan Gerbang Pemuda, Jalan Pintu Satu Senayan, Jalan Gelora, Jalan Asia Afrika.

Pengalihan arus akan dilakukan secara situasional dengan menyesuaikan kondisi lalu lintas di lapangan.

Rute Alternatif dari Arah Selatan

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta melalui akun Instagram @dishubdkijakarta menyiapkan sejumlah rute alternatif bagi pengguna jalan.

Bagi pengendara dari arah Selatan, berikut jalur yang dapat dilalui :

Blok M menuju Utara (Tanah Abang):Jalan Panglima Polim – Jalan Kyai Maja – Jalan Sultan Iskandar Muda (berputar di depan Gandaria City) – Jalan Teuku Nyak Arief – Jalan Tentara Pelajar – Jalan Penjernihan – Jalan KH Mas Mansyur – dan seterusnya.

Blok M menuju Barat (Slipi):Jalan Panglima Polim – Jalan Kyai Maja – Jalan Sultan Iskandar Muda (berputar di depan Gandaria City) – Jalan Teuku Nyak Arief – Jalan Tentara Pelajar – Jalan Letjen S Parman – dan seterusnya.

Blok M menuju Timur (Kampung Melayu):Jalan Trunojoyo – Jalan Wolter Monginsidi – Jalan Gunawarman – Jalan Senopati – Jalan Suryo – Jalan Kapten Tendean – Jalan HR Rasuna Said – Jalan Prof Dr Satrio – Jalan Raya Casablanca – dan seterusnya.

Imbauan Penggunaan Transportasi Umum

Ditlantas Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat yang akan menuju lokasi pertandingan untuk menggunakan transportasi umum guna mengurangi kepadatan lalu lintas. Bagi yang tetap menggunakan kendaraan pribadi, kendaraan diminta diparkir pada kantong parkir yang telah disediakan dan tidak memarkir kendaraan di bahu jalan.

Kantong parkir yang disiapkan di dalam kawasan GBK antara lain parkir mobil di area timur Senayan, sementara bus diarahkan menuju Parkir APEC sisi timur, dekat Pintu 1 Senayan Asia-Afrika. Adapun lokasi parkir sepeda motor tersedia di Lapangan ABC, TVRI, Senayan Park, Kolam Renang Akuatik, Kemenpora, dan GBK Arena.

Laga Klasik Usai Tujuh Tahun

Pertandingan Persija vs Persib ini menjadi momen istimewa bagi The Jakmania. Ini merupakan kali pertama Persija kembali menjamu Persib di Jakarta sejak terakhir kali pada 10 Juli 2019, atau sekitar tujuh tahun silam. Kedua tim sama-sama meraih kemenangan di pekan pertama Super League 2026/2027. Persija menang 1-0 di markas Borneo FC Samarinda, sedangkan Persib menang 3-1 atas PSM Makassar.

Pelatih Persija, Shin Tae-yong, menganggap laga ini sebagai pertandingan yang paling penting. “Karena ini pertandingan kandang kami, saya berharap bisa menyajikan pertandingan yang benar-benar hebat melawan Persib Bandung,” ujarnya.

Sementara pelatih Persib, Igor Tolic, telah menganalisis permainan Persija. Menurutnya, tim Ibu Kota tampil lebih stabil dibandingkan sebelumnya. “Saya melihat sebuah tim terutama dalam bertahan yang sudah cukup stabil. Mereka tidak banyak kebobolan, dan itu sangat penting,” kata Tolic.

Masyarakat dan pengguna jalan diimbau untuk tetap mematuhi rambu-rambu lalu lintas serta arahan dari petugas Dishub dan kepolisian di lapangan.

(Dinar K/ berbagai sumber)