Zverev Tembus Final US Open, Dua Tie-Break Jadi Penentu Kemenangan atas Khachanov

zverev final us open

Petenis Jerman Alexander Zverev beraksi pada pertandingan US Open 2026. (Foto: US Open)

GEBRAK.ID — Alexander Zverev memastikan tiket ke final US Open 2026 setelah melewati pertarungan ketat melawan Karen Khachanov. Petenis Jerman itu menang tiga set langsung atas wakil Rusia tersebut di Arthur Ashe Stadium, New York, Sabtu (12/9/2026) WIB.

Zverev yang berstatus unggulan pertama mengalahkan Khachanov dengan skor 6-3, 7-6(7), 7-6(6) dalam pertandingan yang berlangsung selama 2 jam 59 menit. Kemenangan itu mengantarkan Zverev ke final US Open untuk kedua kalinya setelah sebelumnya menjadi runner-up pada 2020.

Pertandingan berjalan relatif terkendali pada set pertama. Zverev mendapatkan satu break penting saat Khachanov melakukan kesalahan ketika kedudukan 3-4. Ia kemudian mempertahankan keunggulan untuk menutup set pertama 6-3.

Khachanov memberikan perlawanan jauh lebih kuat pada dua set berikutnya. Kedua pemain sama-sama mampu mempertahankan servis hingga pertandingan memasuki tie-break. Di sinilah ketenangan Zverev menjadi pembeda.

Pada tie-break set kedua, Zverev sempat berada dalam tekanan sebelum akhirnya merebut set tersebut 7-6(7). Situasi serupa terjadi pada set ketiga. Khachanov bahkan sempat unggul 5-2 dan memiliki dua set point ketika kedudukan 6-4.

Namun, Zverev tidak kehilangan kendali. Ia mampu membalikkan keadaan dan merebut lima poin berikutnya untuk memenangkan tie-break 8-6 sekaligus mengakhiri pertandingan. ([US Open][2])

“Kadang-kadang segala sesuatu berjalan sesuai keinginan Anda. Saya sudah begitu dekat, berkali-kali,” kata Zverev dalam wawancara di lapangan seusai pertandingan.

Hasil ini semakin mempertegas kebangkitan Zverev pada musim 2026. Setelah meraih gelar Grand Slam pertamanya di Roland Garros, ia kembali mencapai final Wimbledon dan kini melangkah ke partai puncak US Open.

Final di New York juga menjadi final Grand Slam ketiga Zverev secara beruntun dan yang keenam sepanjang kariernya. Ia kini hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mengoleksi gelar major keduanya tahun ini.

Menariknya, perjalanan Zverev di US Open sempat tidak mudah. Ia harus memainkan lima set pada dua pertandingan awal. Setelah melewati fase tersebut, performanya meningkat dan ia tidak kehilangan satu set pun dalam empat pertandingan berikutnya hingga semifinal.

Di final, Zverev akan menghadapi petenis Amerika Serikat Ben Shelton. Shelton memastikan tempat di partai puncak setelah mengalahkan Frances Tiafoe dalam semifinal sesama pemain Amerika.

Pertandingan tersebut menjadi kesempatan Zverev untuk menebus kegagalan pada final US Open 2020 sekaligus menambah koleksi gelar Grand Slam. Di sisi lain, Khachanov harus puas berhenti di semifinal setelah tampil impresif sepanjang turnamen.

(A. Rayyan K/Sumber: ATP)