Ajax Amsterdam Mulai Pantau Talenta Muda Indonesia, Siap Dikembangkan ke Belanda

pesepak bola muda latihan dok pssi

Sejumlah pemain muda sepak bola menjalani latihan saat mengikuti pemusatan latihan timnas U-16 di Yogyakarta. (Foto: Dok.PSSI)

GEBRAK.ID — Peluang pemain muda Indonesia untuk menembus pembinaan sepak bola Eropa semakin terbuka. Ajax Amsterdam akan ikut memantau talenta muda Tanah Air melalui kerja sama pengembangan pemain dan pelatih yang baru dijalin dengan PSSI.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan, kerja sama tersebut memungkinkan Ajax memilih pemain-pemain potensial Indonesia untuk masuk dalam talent pool klub asal Belanda itu.

“Nanti Ajax bisa memilih pemain-pemain tersebut untuk menjadi talent pool-nya. Kita juga bisa meningkatkan kualitas pemain-pemain muda kita ke depan,” kata Erick Thohir dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu (12/9/2026).

Program ini menjadi bagian dari kerja sama PSSI dengan Ajax Amsterdam yang menyasar pembinaan pemain muda dan pelatih potensial. Berbeda dengan kerja sama PSSI bersama Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB), kolaborasi dengan Ajax lebih diarahkan pada level elite.

Erick menjelaskan, kerja sama dengan KNVB selama ini lebih berfokus pada pengembangan sepak bola akar rumput dan pembibitan pemain. Sementara itu, Ajax akan membantu mengidentifikasi serta mengembangkan pemain muda berbakat dan pelatih yang memiliki potensi untuk naik ke level lebih tinggi.

“Saya rasa Ajax punya pengalaman yang panjang mengenai pembangunan talenta dan juga pelatih. Sudah banyak pelatih dari Ajax, pemain dari Ajax, yang kemudian berkiprah secara global, bahkan menjadi legenda di banyak negara,” ujar Erick.

Ajax memang dikenal memiliki salah satu sistem pembinaan pemain muda yang paling terkenal di dunia. Klub asal Amsterdam itu menempatkan pengembangan individu sebagai bagian penting dalam proses pembinaan, dengan pemain mendapat latihan dan pendampingan yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka.

Melalui Ajax Coaching Academy, klub tersebut juga mengembangkan program kerja sama dengan berbagai klub dan pelatih di berbagai negara untuk membagikan filosofi serta metode pengembangan talenta.

CEO Ajax Amsterdam Menno Geelen menyambut positif kolaborasi tersebut. Ia menilai Indonesia memiliki banyak talenta potensial yang masih bisa dikembangkan melalui sistem pembinaan yang lebih terarah.

Kerja sama PSSI dan Ajax dijadwalkan mulai berjalan pada Januari 2027 dengan durasi satu tahun. Setelah periode tersebut, kedua pihak akan melakukan evaluasi untuk menentukan kemungkinan memperpanjang sekaligus memperluas cakupan kerja sama.

“Jadi, kerja samanya dimulai dari Januari 2027 dan berlangsung sampai Januari tahun depannya, atau sekitar satu tahun. Nanti akan kami evaluasi dan tingkatkan lagi dengan kesepakatan kerja sama yang lebih panjang,” kata Erick.

Kehadiran CEO Ajax Menno Geelen di Indonesia juga bertepatan dengan penyelenggaraan Indonesia Sports Summit 2026 di Jakarta. Geelen dijadwalkan menjadi salah satu pembicara dalam forum yang membahas pengembangan ekosistem olahraga dan sepak bola berkelanjutan.

(Damar Pratama/Sumber: PSSI)