Ryan Garcia dan Conor Benn Lolos Timbang, Duel Sabuk WBC Siap Digelar di Las Vegas

ryan garcia vs conor benn wbc

Juara dunia kelas welter World Boxing Council (WBC) Ryan Garcia (kiri) dan sang penantang Conor Benn dalam laman WBC yang dipantau di Jakarta, Sabtu (12/9/2026). (Foto: Laman resmi WBC)

GEBRAK.ID — Duel perebutan sabuk juara dunia kelas welter World Boxing Council (WBC) antara Ryan Garcia dan Conor Benn semakin dekat. Kedua petinju dinyatakan memenuhi batas berat sebelum bertarung di T-Mobile Arena, Las Vegas, Amerika Serikat.

WBC melaporkan Ryan Garcia memiliki berat 145,5 pon atau sekitar 66 kilogram. Sementara itu, Conor Benn mencatat 146 pon atau sekitar 66,2 kilogram. Keduanya masih berada di bawah batas maksimal kelas welter 147 pon atau sekitar 66,7 kilogram.

Dengan hasil tersebut, pertarungan Garcia versus Benn tetap berjalan sesuai rencana. Duel ini berlangsung pada Minggu (13/9/2026) WIB.

Garcia datang sebagai juara dunia kelas welter WBC dan akan menjalani pertahanan pertama atas sabuk yang direbutnya setelah mengalahkan Mario Barrios. WBC menyebut petinju Amerika Serikat tersebut dikenal luas berkat kecepatan tangan, daya ledak pukulan, serta kemampuan mencetak kemenangan melalui knockout.

Petinju berjuluk “King Ry” itu menjalani debut profesional pada 2016. Perjalanannya dimulai dari kelas ringan sebelum naik ke kelas super ringan dan akhirnya mencapai kelas welter. WBC mencatat Garcia kini memiliki rekor 25 kemenangan, dua kekalahan, dan 20 kemenangan melalui KO.

Di kubu lawan, Conor Benn membawa ambisi besar untuk merebut gelar dunia pertamanya. Petinju Inggris berusia 29 tahun tersebut merupakan putra mantan juara dunia Nigel Benn dan dikenal dengan gaya bertarung agresif.

Benn juga harus melewati tantangan fisik setelah kembali ke kelas welter dari divisi yang lebih tinggi. Sebelum menghadapi Garcia, ia meraih kemenangan atas Regis Prograis pada April 2026 dan memperbaiki catatan profesionalnya menjadi 25 kemenangan, satu kekalahan, dengan 14 kemenangan KO.

Pertarungan ini juga menawarkan sesuatu yang berbeda. Selain sabuk juara dunia WBC, pemenang akan membawa pulang sabuk khusus Tollan Topiltzin yang disiapkan WBC.

Sabuk tersebut dibuat untuk menghormati warisan sejarah, budaya, dan seni Meksiko, khususnya peradaban Toltec. Desainnya menggunakan obsidian alami, kulit asli, serta ornamen logam berlapis emas.

Presiden WBC Mauricio Sulaimán menyebut sabuk itu merepresentasikan hubungan antara kekayaan budaya Meksiko dan nilai-nilai universal dalam olahraga tinju.

WBC juga menempatkan duel Garcia kontra Benn sebagai salah satu pertarungan besar dalam kalender tinju 2026. Laga tersebut disiarkan secara global melalui DAZN, sementara penonton di Amerika Serikat dapat menyaksikannya melalui Paramount+.

(A. Rayyan K/Sumber: WBC)