Madura United Tampil Ganas di Maguwoharjo, PSS Sleman Takluk 1-3
Madura United melanjutkan start positif di BRI Super League 2026/2027 setelah menundukkan PSS Sleman dengan skor 3-1 di Stadion Internasional Maguwoharjo, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (12/9/2026). (Foto: Tangkapan layar Antara)
GEBRAK.ID — Madura United melanjutkan start positif di BRI Super League 2026/2027 setelah menundukkan PSS Sleman dengan skor 3-1 di Stadion Internasional Maguwoharjo, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (12/9/2026).
Kemenangan tersebut terasa semakin penting karena Madura United harus bermain di kandang PSS yang mendapat dukungan penuh suporter. Sebanyak 14 ribu tiket pertandingan kandang perdana PSS bahkan ludes terjual hanya dalam waktu sekitar dua jam.
PSS sebenarnya tampil cukup menjanjikan pada babak pertama. Tim asuhan Pieter Huistra beberapa kali mampu menekan pertahanan Madura United dan menciptakan peluang. Namun, penyelesaian akhir menjadi persoalan bagi tuan rumah.
Madura United sempat mencetak gol melalui Dimitar Mitkov pada menit ke-12. Akan tetapi, gol tersebut dianulir setelah wasit melakukan pemeriksaan VAR dan menemukan posisi offside.
Kebuntuan akhirnya pecah menjelang turun minum. Mitkov kembali menjadi aktor utama setelah melepaskan tembakan jarak jauh dari sekitar 30 hingga 50 meter. Bola melambung dan masuk ke gawang PSS setelah kiper Ega Rizky berada terlalu jauh dari posisi ideal.
Madura United pun memasuki ruang ganti dengan keunggulan 1-0.
Alih-alih bangkit, PSS justru kembali dikejutkan pada awal babak kedua. Juan Santacruz mencetak gol pada menit ke-46 untuk menggandakan keunggulan Madura United.
Tekanan Madura United berlanjut. Mitkov mencatatkan gol keduanya pada menit ke-66 dan membuat skor berubah menjadi 3-0.
PSS kemudian mencoba mengejar ketertinggalan melalui serangan dari sisi sayap dan umpan-umpan lambung. Namun, sejumlah peluang yang datang belum mampu dikonversi menjadi gol. Upaya tersebut baru membuahkan hasil pada penghujung pertandingan ketika Matheus Fornazari memperkecil skor menjadi 1-3.
Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra mengakui timnya bermain cukup baik pada babak pertama, tetapi terlalu mudah kehilangan konsentrasi setelah jeda.
“Madura sepertinya tidak memiliki peluang sama sekali di babak pertama, sampai di menit-menit akhir menit ke-45, sebuah tembakan dari jarak 30, 40, atau 50 meter tadi masuk ke gawang PSS Sleman,” kata Huistra.
Huistra menilai dua gol tambahan Madura United pada babak kedua menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diperbaiki. “Lalu di babak kedua, jika Anda melihatnya, kami terlalu mudah kebobolan gol lagi. Itu adalah sesuatu yang harus kami perbaiki,” ujarnya.
Bagi Madura United, hasil ini meneruskan momentum positif setelah pada pekan pertama mengalahkan Persijap Jepara 2-0. Laskar Sape Kerrab sebelumnya memang menargetkan kemenangan di Sleman untuk menjaga tren positif awal musim.
(Damar Pratama/Sumber: I.League)
