Veda Ega Pratama Start dari Posisi 15 di Moto3 San Marino, Ungkap Bagian yang Bikin Kehilangan Waktu

veda-ega-pratama-honda team asia

Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama harus memulai balapan Moto3 San Marino 2026 dari posisi ke-15. Rider Honda Team Asia itu mengakui sesi kualifikasi di Sirkuit Misano berlangsung sulit setelah gagal menemukan catatan waktu terbaik. (Foto: Honda Team Asia)

GEBRAK.ID — Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama harus memulai balapan Moto3 San Marino 2026 dari posisi ke-15. Rider Honda Team Asia itu mengakui sesi kualifikasi di Sirkuit Misano berlangsung sulit setelah gagal menemukan catatan waktu terbaik.

Hasil tersebut membuat Veda Ega harus bekerja lebih keras dalam balapan untuk mendekati rombongan terdepan. Padahal, performanya pada sesi sebelumnya menunjukkan bahwa pembalap Indonesia tersebut memiliki kecepatan yang cukup kompetitif.

Veda Ega menyebut dirinya sebenarnya mampu finis di posisi kelima pada sesi pagi. Namun, kondisi berubah ketika memasuki kualifikasi sehingga ia tidak mampu memperbaiki catatan waktu seperti yang diharapkan.

“Hari Sabtu jadi hari yang sulit. Pada pagi hari, situasi cukup kompleks, saya bisa finis di posisi kelima tetapi di kualifikasi saya tak mampu mencatat lap terbaik dan saya tidak bisa meningkatkan catatan waktu dibanding hari sebelumnya,” ujar Veda Ega seperti dikutip dari rilis Honda Team Asia, Minggu (13/9/2026).

Pembalap asal Indonesia itu kemudian mengungkap bagian lintasan yang menjadi salah satu sumber masalah dalam upayanya mencatat waktu terbaik.

Menurut Veda Ega, dirinya kehilangan cukup banyak waktu di tikungan pertama pada lap terakhir. Kondisi tersebut terjadi setelah pembalap lain berhasil menyusulnya. “Di lap terakhir, saya bisa mencatat pace yang serupa dengan pembalap lain dalam banyak sektor, namun di tikungan pertama, pembalap lain menyusul saya dan saya kehilangan 0,9 detik di sana,” katanya.

Kehilangan hampir satu detik pada sektor awal tentu berpengaruh besar terhadap catatan waktu keseluruhan. Meski demikian, Veda Ega melihat masih ada sisi positif dari penampilannya di kualifikasi.

Veda Ega menilai kecepatan motornya tidak terlalu jauh dibandingkan pembalap lain pada sektor berikutnya. Hal tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi balapan.

“Hal tersebut mempengaruhi catatan waktu saya di sektor pertama. Namun di sektor lainnya, kami punya catatan yang serupa dengan pembalap lain, jadi saya tahu bahwa kami juga punya kecepatan,” jelas Veda Ega.

Dengan posisi start ke-15, Veda Ega kini dituntut tampil agresif sekaligus cermat untuk memperbaiki posisinya sepanjang balapan Moto3 San Marino 2026.

Hasil kualifikasi memang menempatkannya di luar 10 besar, tetapi catatan waktu yang relatif kompetitif di sejumlah sektor memberi harapan bagi Veda Ega untuk merangsek ke posisi yang lebih baik saat balapan berlangsung.

(A. Rayyan K/Sumber: Honda Team Asia)