Kapal Virgo Angkut 243 Penumpang Terbalik di Laut Jawa, 115 Orang Diselamatkan
Marine Traffic mendeteksi titik terakhir KM Virgo Transport 8 sebelum hilang kontak di Laut Jawa. (Foto: Tangkapan Layar Marine Traffic)
GEBRAK.ID — Operasi pencarian dan evakuasi Kapal Virgo Transport 8 yang membawa 243 orang di perairan Laut Jawa terus berlangsung pada Minggu (13/9/2026). Kapal rute Surabaya-Banjarmasin itu dilaporkan hilang kontak setelah menghadapi cuaca buruk.
Data sementara dari proses evakuasi yang dilakukan sejumlah kapal di sekitar lokasi mencatat 86 orang telah dievakuasi. Dari jumlah tersebut, 15 orang dipastikan selamat dan satu orang meninggal dunia, sedangkan 70 orang lainnya masih menjalani proses verifikasi oleh tim gabungan.
Evakuasi dilakukan dengan bantuan kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian. TB TCP mengevakuasi 38 orang, TB Majuhan IX membawa 16 orang dengan rincian 15 selamat dan satu meninggal dunia, sementara MV Handa mengevakuasi 32 orang.
Di sisi lain, General Manager Pelindo Pelabuhan Kotabaru, Kalimantan Selatan, Dani Rahmat, menyebut jumlah penumpang yang telah diselamatkan mencapai 115 orang.
“Info terakhir posisi kapal, kondisinya sudah terbalik di tengah laut,” kata Dani.
Perbedaan angka tersebut menunjukkan proses pendataan korban masih berlangsung. Karena itu, jumlah keseluruhan orang yang telah berhasil dievakuasi maupun status masing-masing penumpang masih menunggu pemutakhiran resmi dari tim gabungan.
Baca juga: Kapal Virgo Bawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Kerahkan KN SAR Laksmana
Kapal Virgo Transport 8 sebelumnya berangkat dari Surabaya menuju Banjarmasin pada Sabtu (12/9/2026). Berdasarkan keterangan Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin, kapal membawa 243 penumpang dan awak.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin, I Putu Sudayana, mengatakan kapal mulai kehilangan kontak sekitar pukul 02.00 WITA setelah menghadapi kondisi cuaca buruk.
“Posisi terakhir kapal yang diterima berada sekitar 80 mil laut dari Dermaga SAR Basirih, Banjarmasin,” kata Putu dalam konferensi pers di Banjarmasin, Minggu pagi.
Kantor SAR Banjarmasin menerima laporan hilang kontak pada pukul 04.10 WITA dari General Manager PT Virgo, Yoel Rihi. Tim SAR kemudian mengerahkan KN SAR Laksmana yang membawa 24 personel menuju lokasi perkiraan posisi terakhir kapal.
Pencarian juga mendapat dukungan Helikopter Dauphin AS 365 N3+ HZ-3601 milik Wing Udara 2 Skadron 400 Lanudal Juanda. Helikopter tersebut berangkat dari Surabaya pada pukul 09.22 WITA untuk membantu penyisiran dari udara.
Sementara itu, data pelacakan kapal yang tersedia di sejumlah situs pemantauan menunjukkan Virgo Transport 8 merupakan kapal penumpang yang dibangun pada 1987. VesselFinder mencatat kapal tersebut memiliki IMO 8625179, panjang sekitar 119 meter dan lebar sekitar 21 meter. ([VesselFinder][1])
Hingga perkembangan terakhir, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian dan pendataan. Informasi mengenai jumlah korban selamat, meninggal dunia, maupun penumpang yang belum ditemukan masih dapat berubah seiring proses verifikasi di lapangan.
(Saeful Imam/Berbagai Sumber)
