Timnas Basket Putri Indonesia Revans Thailand di Asian Games 2026, China Ujian Berikutnya
Pemain timnas bola basket putri Indonesia Kartika Mahanani Hatta membawa bola dalam laga Grup A melawan Thailand, pada Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang, Kamis (17/9/2026). (Foto: DPP Perbasi)
GEBRAK.ID — Timnas basket putri Indonesia membuka perjuangan di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan kemenangan penting. Skuad Merah Putih menundukkan Thailand 61-52 pada laga Grup A di Aichi International Arena, Nagoya, Jepang, Kamis (17/9/2026).
Hasil tersebut sekaligus menjadi ajang revans bagi Indonesia setelah sebelumnya kalah dari Thailand pada SEA Games 2025 di Thailand. Pelatih kepala timnas basket putri Indonesia, Gitautas Kievinas, menyebut kemenangan itu terasa spesial karena timnya berhasil menyamakan catatan pertemuan menjadi 1-1.
“Kami kalah dari mereka di SEA Games 2025 Thailand, jadi kemenangan ini menjadi pembalasan atas kekalahan tersebut, jadi sekarang skor kami menjadi 1-1,” kata Kievinas seusai pertandingan.
Meski menang dengan selisih sembilan angka, Indonesia tidak menjalani laga dengan mudah. Thailand terus memberikan tekanan dan membuat pertandingan berlangsung ketat sejak awal.
Indonesia hanya unggul tipis 14-13 pada kuarter pertama. Permainan kemudian lebih efektif pada kuarter kedua sehingga Indonesia mampu memperlebar jarak menjadi 36-26 saat memasuki jeda.
Thailand mencoba bangkit setelah turun minum. Namun, Indonesia tetap menjaga kendali permainan dan menutup kuarter ketiga dengan keunggulan 49-37.
Pada kuarter terakhir, Thailand sempat memangkas jarak, tetapi Indonesia mampu mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir 61-52.
Kimberley Pierre-Louis menjadi salah satu kunci kemenangan Indonesia. Pemain naturalisasi tersebut membukukan double-double dengan 14 poin dan 16 rebound, ditambah enam assist. Faizzatus Shoimah turut menyumbang 12 poin untuk membantu Indonesia mengamankan kemenangan pada laga pembuka.
Selain catatan individu, Indonesia juga unggul dalam penguasaan rebound. Tim Merah Putih mengoleksi 50 rebound dan 20 assist sepanjang pertandingan. Performa tersebut membantu Indonesia menjaga keunggulan ketika Thailand meningkatkan tekanan pada paruh kedua.
Manajer Timnas basket putri Indonesia, Handoyo, menilai permainan lepas menjadi salah satu faktor penting di balik kemenangan tersebut. Ia meminta para pemain mempertahankan mental dan meningkatkan eksekusi pada pertandingan berikutnya.
“Harapan kami semoga dalam pertandingan selanjutnya, para pemain bisa bermain lebih bagus lagi, baik dalam mengeksekusi instruksi pelatih maupun secara mental,” ujar Handoyo.
Forward Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma juga mengingatkan rekan-rekannya agar tidak terlena. Menurutnya, kemenangan atas Thailand hanya menjadi langkah awal karena Indonesia masih menghadapi China.
“Kami datang ke pertandingan dengan motivasi memberikan yang terbaik dan ini (melawan Thailand) adalah pertandingan pertama kami,” kata Ayu.
Indonesia selanjutnya menghadapi China pada Senin (21/9/2026). Pertandingan tersebut menjadi tantangan lebih berat sekaligus kesempatan bagi Timnas basket putri untuk menjaga posisi di Grup A.
Adapun kemenangan atas Thailand membuat Indonesia memimpin klasemen grup dan membuka peluang menuju babak delapan besar.
(A. Rayyan K/Berbagai Sumber)
