Jonatan Christie Lolos Perempat Final Asian Games 2026, tapi Terganggu Jadwal Tanding Dini Hari

Jonathan-Christie-13nov2021-380x270-1

Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie melangkah ke perempat final Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah melewati laga melelahkan yang berlangsung hingga Minggu (27/9/2026) dini hari WIB. (Foto: PBSI)

GEBRAK.ID — Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie melangkah ke perempat final Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah melewati laga melelahkan yang berlangsung hingga Minggu (27/9/2026) dini hari WIB.

Jonatan harus menunggu giliran bertanding hingga sekitar pukul 01.00 waktu Nagoya. Ia menghadapi wakil Sri Lanka Pulikkutty Arachchilage Nettasinghe pada babak 16 besar di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Aichi, Jepang.

Pertandingan tersebut menjadi laga terakhir di lapangan nomor satu. Sebelumnya, lapangan itu sudah digunakan sejak pukul 09.30 dan menjadi arena untuk 15 pertandingan sebelum Jonatan akhirnya tampil.

Situasi tersebut membuat peraih medali emas Asian Games 2018 itu mengaku kurang nyaman. Menurut Jonatan, waktu pertandingan yang terlalu larut ikut memengaruhi suasana hatinya sebelum memasuki lapangan.

“Bersyukur karena bisa melewati hal yang tidak mudah. Tapi jujur pertandingannya terbawa mood kurang baik ya, karena mainnya terlalu malam. Bahkan sudah dini hari,” ujar Jonatan di Ichinomiya, Aichi, Jepang, Minggu.

Meski demikian, Jonatan mampu menjaga fokus ketika pertandingan berlangsung. Sempat kehilangan gim pertama 15-21, tunggal putra Indonesia itu bangkit dan mengambil dua gim berikutnya dengan skor 21-13 dan 21-15.

Jonatan pun memastikan kemenangan 15-21, 21-13, 21-15 atas Pulikkutty Arachchilage Nettasinghe melalui pertarungan tiga gim.

Jadwal pertandingan yang sangat larut ternyata juga membuat Jonatan kecewa terhadap pengaturan pertandingan. Ia menilai panitia sebenarnya memiliki pilihan untuk memindahkan pertandingannya ke lapangan lain yang sudah menyelesaikan seluruh laga lebih awal.

“Cukup kesal, kenapa tidak dipindahkan ke lapangan tiga atau empat yang sudah selesai lebih dulu. Itu mengganggu fokus bertanding,” kata Jonatan.

Tantangan berikutnya sudah menanti. Pada babak perempat final yang berlangsung Minggu, Jonatan akan menghadapi Loh Kean Yew dari Singapura, juara dunia 2021.

Pertemuan tersebut menjadi ujian penting bagi Jonatan karena Loh memiliki pengalaman menghadapi pemain-pemain papan atas dunia. Jonatan sebelumnya tampil pada final beregu putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dan menghadapi tunggal putra China Shi Yu Qi.

Dalam pertandingan final beregu tersebut, Jonatan harus mengakui keunggulan Shi Yu Qi setelah kalah dua gim langsung 13-21 dan 18-21. Kini, Jonatan memiliki kesempatan kembali memperjuangkan medali melalui nomor perorangan.

Kemenangan atas Nettasinghe sekaligus membuat Indonesia masih memiliki peluang dari sektor tunggal putra. Selain Jonatan, Alwi Farhan juga menjadi wakil Indonesia yang berjuang di nomor tersebut pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

(A. Rayyan K/Sumber: PBSI)