I Made Pajar Sumbang Perak Ke-8 untuk Indonesia dari Cabor Selancar Asian Games 2026
Kontingen Indonesia kembali menambah koleksi medali pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Kali ini, medali perak datang dari cabang olahraga (cabor) selancar melalui I Made Pajar Ariyana. (Foto: Antara/Nyoman Hendra Wibowo)
GEBRAK.ID — Kontingen Indonesia kembali menambah koleksi medali pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Kali ini, medali perak datang dari cabang olahraga (cabor) selancar melalui I Made Pajar Ariyana.
Peselancar asal Bali tersebut meraih perak setelah tampil pada final nomor shortboard putra di Pacific Long Beach, Tahara, Aichi, Jepang, Selasa (29/9/2026). Pajar harus mengakui keunggulan peselancar tuan rumah Jepang, Kanoa Igarashi.
Hasil tersebut sekaligus melengkapi perjuangan Pajar yang tampil konsisten sejak babak awal. Pada putaran ketiga, atlet Indonesia itu mencatat total 11,50 poin untuk mengalahkan wakil Thailand, Tinn Johnson, yang mengoleksi 8,50 poin.
Pajar kemudian melaju hingga partai puncak dan menjadi salah satu wakil Indonesia yang berhasil memastikan medali dari arena selancar. International Surfing Association (ISA) mencatat Pacific Long Beach, Tahara, menjadi lokasi pertandingan selancar Asian Games 2026 yang berlangsung pada 24-29 September.
Perjalanan Pajar menuju final juga tidak lepas dari kondisi ombak yang menjadi tantangan bagi para peserta. Pelatih kepala tim nasional selancar ombak Indonesia, Arya Subyakto, sebelumnya menyebut para atlet harus mampu memanfaatkan setiap gelombang yang tersedia.
“Kalau Pajar dan Bronson, mereka bisa memaksimalkan kondisi alam,” kata Arya.
Menurut Arya, gelombang di Tahara relatif kecil dan jarang sehingga setiap kesempatan menjadi sangat penting bagi para peselancar.
Baca juga: Peselancar Indonesia I Made Pajar Ariyana Tembus Final Asian Games 2026, Tantang Kanoa Igarashi
Medali dari Pajar menambah perolehan Indonesia setelah pasangan ganda campuran Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah juga meraih perak pada hari yang sama. Amri/Nita kalah dari pasangan China, Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin, dengan skor 19-21, 8-21 di final bulu tangkis.
Dengan tambahan tersebut, Indonesia mengoleksi dua emas, delapan perak, dan 20 perunggu. Raihan itu membuat total medali Merah Putih mencapai 30 keping. Dua emas sebelumnya berasal dari bulu tangkis nomor beregu putra dan angkat besi melalui Rahmat Erwin Abdullah.
Tambahan perak juga membuat posisi Indonesia dalam klasemen medali terus bergerak. Sebelumnya, hingga Selasa pagi, Indonesia berada di peringkat ke-15 dengan dua emas, lima perak, dan 20 perunggu.
Indonesia masih berpeluang menambah medali dari sejumlah cabang olahraga yang dipertandingkan pada hari terakhir, termasuk panahan, sprint kano, panjat tebing, balap sepeda, esports, padel, tenis, voli, dan voli pantai.
Dengan rangkaian pertandingan yang masih berlangsung, kontingen Merah Putih masih memiliki kesempatan memperbesar koleksi medali sebelum Asian Games Aichi-Nagoya 2026 berakhir.
(A. Rayyan K/Sumber: OCA,Antara)
Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?
Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.
Follow Channel GEBRAK.ID