Pelatih Denmark Ingatkan Portugal: Bakal Ada Masalah Besar jika Cristiano Ronaldo Pensiun
Bintang Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo. (Foto: UEFA)
GEBRAK.ID — Pelatih Timnas Denmark Brian Riemer menilai Cristiano Ronaldo masih memegang peranan penting di Timnas Portugal. Menurut Riemer, kepergian Ronaldo dari sepak bola internasional nantinya dapat meninggalkan persoalan besar bagi struktur dan hierarki Timnas Portugal.
Komentar tersebut muncul menjelang pertemuan Denmark dengan Portugal. Riemer menyoroti besarnya pengaruh Ronaldo di dalam skuad, bukan hanya melalui kontribusinya di lapangan, tetapi juga keberadaannya sebagai sosok senior yang telah lama menjadi bagian penting Timnas Portugal.
“Dia adalah pemain yang menurut saya banyak orang meremehkannya. Mereka meremehkan pentingnya dia di dalam skuad tersebut. Saya percaya pada hari dia berhenti bersama tim nasional, akan muncul masalah besar dalam hal hierarki,” kata Riemer kepada TV2, Rabu (30/9/2026).
Riemer menilai Ronaldo memiliki pengaruh yang kuat terhadap keseimbangan internal tim. Pelatih asal Denmark itu bahkan menggambarkan keberadaan kapten Portugal tersebut sebagai sosok yang mampu menjaga berbagai elemen dalam tim tetap terikat.
“Saya pikir dia menyatukan semuanya dengan benang yang sangat kuat dan orang tidak boleh meremehkan pentingnya hal tersebut,” ujar Riemer.
Perhatian terhadap Ronaldo kembali meningkat setelah pemain berusia 41 tahun itu tidak dimainkan ketika Portugal menghadapi Norwegia pada laga Nations League terbaru. Ronaldo hanya berada di bangku cadangan dalam pertandingan tersebut.
Situasi itu kemudian memunculkan laporan mengenai ketegangan antara Ronaldo dan pelatih Portugal Jorge Jesus. Federasi Sepak Bola Portugal disebut menggelar pertemuan untuk membahas persoalan tersebut setelah pertandingan.
Ronaldo masih melanjutkan karier internasionalnya setelah tampil pada Piala Dunia 2026. FIFA mencatat pemain Al-Nassr itu menjadi pesepak bola pertama yang mencetak gol dalam enam edisi Piala Dunia.
Pada Piala Dunia 2026, Ronaldo juga mencetak dua gol ketika Portugal menang 5-0 atas Uzbekistan. Setelah turnamen tersebut, ia menyatakan tidak akan kembali tampil di Piala Dunia, tetapi belum menyatakan berhenti membela Timnas Portugal.
Bek Denmark Joakim Mæhle turut memberikan pandangannya. Pemain VfL Wolfsburg itu sudah beberapa kali menghadapi Ronaldo dan memahami perbedaan yang muncul ketika sang megabintang berada di lapangan.
“Jelas berbeda ketika dia bermain. Ada keuntungan dan kerugian. Dia mungkin lebih statis sebagai penyerang dibandingkan Goncalo Ramos yang lebih enerjik dan lebih sulit dijaga,” kata Mæhle.
Meski begitu, Mæhle tetap mengakui ancaman Ronaldo. Menurutnya, pengalaman dan kemampuan mencetak gol membuat Ronaldo tetap berbahaya, termasuk kemungkinan mencetak lebih dari satu gol dalam sebuah pertandingan.
Ronaldo kini juga mengejar pencapaian 1.000 gol sepanjang kariernya. Reuters melaporkan ia telah mengoleksi 979 gol, terdiri atas 833 gol di level klub dan 146 gol bersama Portugal sehingga membutuhkan 21 gol lagi untuk mencapai angka tersebut.
Dengan usia yang sudah mencapai 41 tahun, masa depan Ronaldo bersama Portugal terus menjadi perhatian. Namun, hingga kini ia masih menjadi pemegang rekor gol dan penampilan terbanyak dalam sejarah sepak bola internasional putra.
(Damar Pratama/Sumber: Tribal Football)
Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?
Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.
Follow Channel GEBRAK.ID