Instagram Hadirkan Asisten AI di Edits: Bisa Analisis Performa Video Kreator
Instagram mulai menghadirkan asisten kecerdasan buatan (AI) untuk aplikasi Edits, alat penyuntingan video yang dikembangkan Meta. (Foto ilustrasi: Pixabay)
GEBRAK.ID – Instagram mulai menghadirkan asisten kecerdasan buatan (AI) untuk aplikasi Edits, alat penyuntingan video yang dikembangkan Meta. Fitur ini dirancang membantu kreator memahami performa konten sekaligus menemukan ide baru berdasarkan data akun mereka.
Berbeda dari chatbot AI yang hanya memberikan saran umum, asisten di Edits memanfaatkan data performa Instagram milik pengguna. Informasi tersebut mencakup jumlah pengikut, penayangan video, retensi penonton, tanda suka, hingga jumlah pembagian konten.
Kepala aplikasi Edits Brett Westervelt mengatakan sistem tersebut juga menggabungkan data dengan komentar pengguna, tren yang sedang berkembang di Instagram, serta minat audiens.
“Asisten ini mengetahui metrik akun Instagram pengguna, seperti jumlah pengikut, penayangan, retensi video, suka, dan berbagi, lalu menggabungkannya dengan komentar pengguna, tren di Instagram, dan minat audiens pengguna,” kata Westervelt seperti dikutip TechCrunch, Rabu (30/9/2026).
Menurut Westervelt, pemrosesan berbagai data tersebut memungkinkan asisten menemukan pola performa konten dari waktu ke waktu. Sistem kemudian dapat menyajikan wawasan yang bisa langsung digunakan kreator untuk mengembangkan konten berikutnya.
“Asisten ini dapat mendeteksi pola dalam kinerja pengguna dari waktu ke waktu dan menampilkan wawasan yang dapat ditindaklanjuti yang sulit dilihat hanya dari metrik saja,” ujarnya.
Meta menyebut pengembangan fitur tersebut melibatkan sejumlah kreator. Dari proses itu, perusahaan mendapatkan masukan bahwa kreator lebih membutuhkan bantuan dalam membaca dan menganalisis data dibandingkan menyerahkan keputusan kreatif kepada AI.
“Asisten pengeditan melakukan penggalian data untuk pengguna. Keputusan kreatif tetap ada di tangan pengguna,” kata Westervelt.
Asisten AI Edits sebelumnya diperkenalkan Meta dalam acara khusus kreator pada Juni 2026. Saat itu, Meta juga mengungkap rencana menghadirkan Edits dalam versi desktop serta sejumlah fitur analitik tambahan.
Edits sendiri diposisikan Meta sebagai pesaing CapCut. Aplikasi tersebut tersedia secara gratis untuk perangkat iOS dan Android. Meta juga mengembangkan fitur yang memungkinkan kreator memahami perilaku penonton, termasuk durasi tontonan dan titik ketika penonton berhenti menyaksikan video.
Langkah Meta ini hadir ketika platform lain juga mengembangkan AI untuk kreator. YouTube, misalnya, tengah menyiapkan alat penyuntingan video berbasis percakapan yang dijadwalkan tersedia pada awal 2027.
Untuk penggunaan asisten AI Edits, kreator akan mendapatkan batas pemakaian tertentu. Meta menyediakan opsi penggunaan lebih banyak melalui layanan berlangganan Meta One. Meta sebelumnya mengumumkan bahwa Edits Plus akan menjadi bagian dari Meta One dengan tambahan penyimpanan cloud dan akses penggunaan asisten Edits yang lebih besar.
Meta menyatakan paket Meta One tersedia secara global, meski fitur, harga, dan ketersediaannya dapat berbeda berdasarkan wilayah dan akun pengguna.
Meta berharap kehadiran asisten tersebut dapat membantu kreator mengambil keputusan berdasarkan data tanpa menghilangkan peran manusia dalam menentukan konsep, gaya, dan arah kreatif sebuah video.
(Devona R/Sumber: TechCrunch)
Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?
Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.
Follow Channel GEBRAK.ID