Aditya Terhenti karena False Start, Indonesia tanpa Medali Speed Putra Panjat Tebing Asian Games 2026

aditya-lolos-ke-babak-perempat-final-panjat-tebing-1790760155223_169

Perjuangan Aditya Tri Syahria untuk meraih medali nomor speed putra panjat tebing Asian Games 2026 berakhir pahit. Atlet Indonesia tersebut harus tereliminasi pada babak final setelah melakukan false start di Portmesse Nagoya Exhibition Hall I, Kamis (1/10/2026). (Foto: Antara/Fauzan)

GEBRAK.ID — Perjuangan Aditya Tri Syahria untuk meraih medali nomor speed putra panjat tebing Asian Games 2026 berakhir pahit. Atlet Indonesia tersebut harus tereliminasi pada babak final setelah melakukan false start di Portmesse Nagoya Exhibition Hall I, Kamis (1/10/2026).

Hasil ini terasa semakin menyesakkan karena Aditya sebelumnya tampil impresif sepanjang perlombaan. Sehari sebelum babak final, ia bahkan mencatat rekor Asian Games dengan waktu 4,62 detik pada babak kualifikasi. Catatan tersebut mengantarnya sebagai pemuncak kualifikasi.

Pada perempat final, Aditya kembali menunjukkan kecepatannya. Berada di Heat 1, ia mencatat waktu 4,083 detik dan memastikan tiket ke semifinal.

Rekan senegaranya, Veddriq Leonardo, juga melaju setelah menjadi yang tercepat di Heat 2. Namun, langkah Veddriq terhenti di semifinal setelah finis di posisi ketiga.

Memasuki semifinal Heat 1, Aditya dan Veddriq bahkan harus saling berhadapan. Aditya berhasil mengamankan posisi untuk melaju ke final dengan catatan waktu 4,788 detik. Sementara itu, Veddriq gagal lolos setelah berada di urutan ketiga.

Aditya kemudian menghadapi persaingan di babak final. Ia berada di Line 2 dan memiliki peluang untuk membawa pulang medali bagi Indonesia.

Namun, start justru menjadi petaka. Aditya dinyatakan melakukan false start sehingga langsung tereliminasi dari perlombaan. Kesempatan untuk melanjutkan persaingan pun berakhir sebelum ia menyelesaikan lintasan.

Medali emas akhirnya menjadi milik pemanjat tebing China, Shouhong Chu. Reza Ali Pour dari Iran meraih perak, sedangkan Damir Toktarov dari Kazakhstan membawa pulang perunggu.

Dengan hasil tersebut, Indonesia tidak mendapatkan medali dari nomor speed putra. Padahal, sebelumnya Aditya dan Veddriq menjadi dua wakil Indonesia yang lolos ke putaran final setelah tampil kuat di babak kualifikasi.

Aditya sendiri sempat menunjukkan performa luar biasa sejak awal kompetisi. Rekor 4,62 detik yang ia buat pada kualifikasi memecahkan catatan Asian Games sebelumnya milik Veddriq Leonardo.

Perjalanan Aditya di Asian Games 2026 akhirnya ditutup dengan hasil yang kontras: memulai kompetisi dengan rekor Asian Games, tetapi harus mengakhiri perebutan medali melalui false start di babak final.

(A. Rayyan K/Sumber: OCA)

Ikuti Berita GEBRAK.ID Informasi terbaru langsung di WhatsApp

Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?

Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.

Follow Channel GEBRAK.ID