Aldila Sutjiadi Tembus Semifinal China Open 2026, Singkirkan Pasangan Unggulan Ketiga
Petenis putri Indonesia Aldila Sutjiadi melangkah ke semifinal nomor ganda China Open 2026 bersama pasangannya asal Selandia Baru, Erin Routliffe. Keduanya memastikan tiket empat besar setelah menumbangkan pasangan unggulan ketiga, Hsieh Su-wei dan Jelena Ostapenko, dalam pertandingan perempat final di Beijing, China, Jumat (9/10/2026). (Foto: WTA)
GEBRAK.ID — Petenis putri Indonesia Aldila Sutjiadi melangkah ke semifinal nomor ganda China Open 2026 bersama pasangannya asal Selandia Baru, Erin Routliffe. Keduanya memastikan tiket empat besar setelah menumbangkan pasangan unggulan ketiga, Hsieh Su-wei dan Jelena Ostapenko, dalam pertandingan perempat final di Beijing, China, Jumat (9/10/2026).
Aldila/Routliffe mengamankan kemenangan melalui pertarungan sengit selama satu jam 58 menit. Mereka menundukkan Hsieh/Ostapenko dengan skor 7-6(5), 4-6, 10-7 berdasarkan hasil pertandingan yang dirilis WTA.
Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi Aldila dan Routliffe untuk melanjutkan perjuangan di turnamen level WTA 1000 itu. Namun, mereka harus melewati ujian berat berikutnya karena akan menghadapi pasangan unggulan teratas pada babak semifinal.
Pada set pertama, kedua pasangan memperlihatkan persaingan ketat. Aldila/Routliffe maupun Hsieh/Ostapenko sama-sama mampu mempertahankan servis hingga skor mencapai 6-6. Situasi itu membuat penentuan set pembuka harus berlangsung melalui tie-break.
Dalam fase krusial tersebut, Aldila/Routliffe tampil lebih efektif. Mereka mengumpulkan poin penting dan menutup tie-break dengan keunggulan 7-5 untuk merebut set pertama.
Baca Juga
Hsieh/Ostapenko tidak menyerah begitu saja. Pasangan unggulan ketiga itu meningkatkan permainan pada set kedua dan kembali memberikan tekanan kepada Aldila/Routliffe.
Kedudukan sempat imbang 4-4 sebelum Hsieh/Ostapenko merebut dua gim secara beruntun. Mereka pun memenangi set kedua dengan skor 6-4 sehingga pertandingan harus berlanjut ke set penentuan.
Pada set ketiga yang menggunakan format super tie-break, Aldila/Routliffe mampu mengambil inisiatif. Mereka sempat unggul jauh 9-4 dan berada di ambang kemenangan. Meski lawan berusaha memperkecil selisih poin, pasangan Indonesia dan Selandia Baru itu akhirnya menuntaskan pertandingan dengan skor 10-7.
Statistik pertandingan turut menunjukkan efektivitas permainan Aldila/Routliffe. Mereka mencatatkan 15 kesalahan sendiri, lebih sedikit dibandingkan 20 kesalahan yang dilakukan Hsieh/Ostapenko.
Aldila/Routliffe juga menghasilkan 17 service winner, sedangkan lawan membukukan 13. Meski demikian, Hsieh/Ostapenko unggul tipis dalam persentase poin dari servis pertama, yakni 60 persen berbanding 57 persen.
Kedua pasangan sama-sama melakukan empat kesalahan servis ganda. Perbedaan dalam sejumlah statistik tersebut turut mewarnai pertandingan yang berlangsung ketat hingga set penentuan.
Selanjutnya, Aldila/Routliffe akan menghadapi pasangan unggulan pertama Zhang Shuai dan Katerina Siniakova pada semifinal. Zhang/Siniakova lebih dahulu memastikan tempat di empat besar setelah mengalahkan unggulan kelima Storm Hunter/Kristina Mladenovic dengan skor 6-2, 6-2.
Pertandingan semifinal itu menjadi kesempatan bagi Aldila untuk melanjutkan langkahnya di salah satu turnamen tenis bergengsi dalam kalender WTA.
(A. Rayyan K/Sumber: WTA)
Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?
Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.
Follow Channel GEBRAK.ID