Tiga Kota China Masuk Daftar Destinasi yang Paling Cepat Dilirik Wisatawan Indonesia
Foto yang diambil pada 8 Desember 2022 ini menunjukkan pemandangan Zona Kerjasama Industri Layanan Modern Qianhai-Hong Kong di kota metropolitan selatan Shenzhen, Provinsi Guangdong, Cina Selatan. (Foto: Xinhua/Liang Xu)
GEBRAK.ID — China semakin menarik perhatian wisatawan Indonesia. Tiga kotanya, yakni Chongqing, Hangzhou, dan Shenzhen, masuk dalam lima destinasi internasional dengan pertumbuhan pemesanan tercepat dari Indonesia pada kuartal III 2026. Dua destinasi lainnya adalah Phú Quốc di Vietnam dan Nagoya di Jepang.
Temuan tersebut tercantum dalam laporan Traveloka Southeast Asia Index Q3 2026 yang dirilis perusahaan layanan perjalanan daring Traveloka. Laporan itu memotret perubahan minat perjalanan masyarakat di sejumlah negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia, berdasarkan aktivitas pemesanan di platform Traveloka selama Juli hingga September 2026.
Masuknya tiga kota China dalam daftar lima besar memperlihatkan bahwa minat wisatawan Indonesia mulai menjangkau lebih banyak pilihan destinasi di luar kota-kota yang selama ini populer. Chongqing, Hangzhou, dan Shenzhen menawarkan karakter perkotaan serta pengalaman wisata yang berbeda.
Chongqing dikenal dengan lanskap perkotaan bertingkat, jalur transportasi yang melintasi kawasan berbukit, serta kuliner khas Sichuan yang bercita rasa pedas. Kota di China barat daya ini juga menarik perhatian melalui perpaduan kawasan modern, bangunan bersejarah, dan pengalaman budaya lokal.
Hangzhou, yang berada di Provinsi Zhejiang, menawarkan suasana berbeda lewat Danau Barat atau West Lake. Kawasan tersebut terkenal dengan pemandangan alam, taman, dan warisan budaya yang menjadi daya tarik wisata.
Baca Juga
Sementara itu, Shenzhen di Provinsi Guangdong dikenal sebagai kota modern dengan perkembangan teknologi, kawasan bisnis, pusat belanja, dan beragam fasilitas hiburan.
Di luar China, Phú Quốc di Vietnam menawarkan wisata pantai dan pulau, sedangkan Nagoya di Jepang menjadi pilihan bagi pelancong yang tertarik pada budaya, kuliner, sejarah, dan kehidupan perkotaan Jepang. Kelima destinasi itu menunjukkan beragamnya pengalaman yang dicari wisatawan Indonesia.
Pertumbuhan Pemesanan Bukan Jumlah Kunjungan
Meski demikian, data Traveloka perlu dibaca secara cermat. Masuknya suatu destinasi ke dalam daftar pertumbuhan tercepat tidak otomatis berarti tempat tersebut menjadi tujuan dengan jumlah pengunjung terbanyak.
Traveloka menjelaskan bahwa angka pemesanan menggambarkan transaksi pada platform, bukan jumlah wisatawan unik atau perjalanan yang benar-benar telah diselesaikan. Laporan tersebut juga tidak memerinci jumlah transaksi untuk masing-masing destinasi dalam daftar lima besar.
Tren ini sejalan dengan temuan Traveloka pada data perjalanan regional periode Januari hingga Agustus 2026. Dalam laporan terpisah, perusahaan tersebut mencatat pemesanan menuju sejumlah kota China yang sedang berkembang meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan pemesanan ke empat kota utama, yakni Shanghai, Beijing, Shenzhen, dan Guangzhou. Chongqing juga naik dua peringkat dalam daftar destinasi China yang paling banyak dipesan lintas lima pasar Asia Tenggara.
Perubahan tersebut memberi gambaran bahwa pilihan perjalanan masyarakat semakin beragam. Bagi industri pariwisata, tren pemesanan ini dapat menjadi petunjuk untuk memahami destinasi yang mulai mendapat perhatian dan menyesuaikan penawaran perjalanan dengan kebutuhan wisatawan.
(Devona R/Sumber: Traveloka, Xinhua)
Jika berita kami bermanfaat, dukung keberlanjutan jurnalisme independen melalui donasi sukarela.
Dukung lewat SaweriaMau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?
Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.
Follow Channel GEBRAK.ID