Lutut Kambuh, Apriyani Rahayu Terancam Absen Hingga Akhir Musim 2026

apriyani-rahayu-djarum-badminton

Kabar kurang sedap datang dari pelatnas bulu tangkis Indonesia. Pebulu tangkis Apriyani Rahayu berpotensi menutup musim 2026 lebih cepat akibat cedera lutut yang kembali kambuh. (Foto: Djarum Badminton)

GEBRAK.ID — Kabar kurang sedap datang dari pelatnas bulu tangkis Indonesia. Pebulu tangkis Apriyani Rahayu berpotensi menutup musim 2026 lebih cepat akibat cedera lutut yang kembali kambuh.

Kepala Pelatih Ganda Campuran PBSI, Nova Widianto, menyebut waktu pemulihan sekitar satu bulan membuat peluang Apriyani kembali bertanding tahun ini nyaris tertutup.

“Apri sendiri kemarin ada sedikit kendala di dengkulnya, tapi cuma butuh istirahat. Mungkin untuk tahun ini dia batal semua karena satu bulan istirahatnya, sementara turnamen mepet,” kata Nova di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, Kamis (5/11/2026).

Insiden bermula saat Apriyani berpasangan dengan Bagas Maulana di babak 16 besar Polytron Kudus Indonesia Masters 2026, Kamis (22/10/2026). Menghadapi pasangan Thailand, Phuwanat Horbanluekit/Fungfa Korpthammakit, Apriyani terpeleset ketika berusaha menjangkau kok di depan net. Kondisi lapangan yang basah membuat lutut bekas operasinya kembali terasa sakit.

Pasangan Bagas/Apriyani sempat unggul 21-18 di gim pertama sebelum kalah 17-21 di gim kedua. Keduanya memutuskan mundur sebelum gim penentuan dimulai.

Nova: Cedera tidak Parah, Latihan Sudah Dimulai

Meski harus menepi, Nova memastikan kondisi Apriyani tidak tergolong serius. Peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 itu bahkan sudah mulai menjalani latihan teknik secara bertahap.

“Cederanya sih tidak terlalu parah, ini sudah mulai latihan, sudah mulai skill dikit-dikit,” ujar Nova.

Namun, tim pelatih tetap berhati-hati. Jadwal turnamen yang berdekatan dengan masa pemulihan membuat Apriyani sulit dikejar untuk tampil dalam waktu dekat. Semula, ia dijadwalkan mengikuti Korea Open, Kaohsiung Masters di Taiwan pada 10–15 November, serta Syed Modi India International pada 24–29 November 2026.

Program Ganda Campuran Terganggu

Absennya Apriyani turut memengaruhi rencana tim pelatih yang semula menyiapkan lima turnamen baginya pada sisa musim ini. Berkurangnya kesempatan bertanding membuat penyusunan program musim berikutnya menjadi lebih menantang.

Nova juga belum memutuskan kelanjutan pasangan Apriyani, termasuk kemungkinan tetap berduet dengan Bagas Maulana. Evaluasi akan mempertimbangkan hasil pertandingan, perkembangan permainan, serta diskusi bersama para pemain.

Terlepas dari situasi itu, Nova mengapresiasi semangat Apriyani yang dinilainya punya keinginan kuat membuktikan kemampuan setelah beralih dari sektor ganda putri ke ganda campuran. Harapannya, pemulihan berjalan lancar dan Apriyani bisa kembali bersiap menghadapi persaingan musim 2027.

(A. Rayyan K/Sumber: PBSI)

Dukung GEBRAK.ID

Jika berita kami bermanfaat, dukung keberlanjutan jurnalisme independen melalui donasi sukarela.

Dukung lewat Saweria
Ikuti Berita GEBRAK.ID Informasi terbaru langsung di WhatsApp

Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?

Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.

Follow Channel GEBRAK.ID