![]() |
| Pemerintah RI resmi menetapkan pola kegiatan belajar mengajar selama Ramadan 2026 melalui koordinasi Kemenko PMK, Kemendikdasmen, Kemenag, dan Kemendagri. (Foto Ilustrasi: BKHM Setjen Kemendikdasmen) |
JAKARTA -- Pemerintah RI resmi menetapkan pola kegiatan belajar mengajar selama Ramadan 2026 melalui koordinasi Kemenko PMK, Kemendikdasmen, Kemenag, dan Kemendagri. Skema ini memberi ruang bagi siswa untuk tetap belajar, sekaligus menjalankan aktivitas keagamaan dengan lebih leluasa.
Di awal Ramadan, siswa tidak langsung masuk sekolah. Pemerintah menetapkan tiga hari sebagai pembelajaran di luar satuan pendidikan. Artinya, murid tetap belajar namun melalui kegiatan berbasis lingkungan, seperti memperbanyak ibadah, mengikuti ceramah keagamaan, hingga aktivitas sosial di masyarakat.
Setelah itu, kegiatan belajar tatap muka kembali berjalan di sekolah hingga menjelang libur Lebaran. Bagian yang paling dinanti tentu masa libur panjang pasca Ramadan yang jika dihitung dengan akhir pekan hampir mencapai dua minggu.
Berikut rincian jadwal resmi sekolah selama Ramadan 2026:
- 18–20 Februari 2026
Pembelajaran di luar satuan pendidikan (kegiatan Ramadan di lingkungan masyarakat) - 23 Februari – 13 Maret 2026
Kegiatan belajar tatap muka di sekolah - 16–20 Maret 2026
Libur Lebaran tahap pertama - 23–27 Maret 2026
Libur Lebaran tahap kedua - 28 Maret 2026
Masuk sekolah kembali (untuk sistem 6 hari sekolah) - 30 Maret 2026
Masuk sekolah kembali (untuk sistem 5 hari sekolah)
Kebijakan ini diharapkan mampu menyeimbangkan kebutuhan akademik siswa dengan penguatan nilai spiritual selama bulan suci Ramadan, tanpa mengurangi kualitas pembelajaran.
(Sumber: jedadulu.com)

Posting Komentar untuk "Jadwal Sekolah Saat Ramadan 2026: Awal Libur 3 Hari, Lebaran Libur Hampir 2 Minggu"