Kemitraan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan lulusan vokasi PKPLK memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI), sekaligus meningkatkan daya saing di pasar kerja nasional maupun internasional.
Industri Gim Perkuat Teaching Factory di SMK
Salah satu mitra yang terlibat adalah PT Gamecomm Indonesia Network. Perusahaan pengembang gim lokal ini melihat potensi besar talenta SMK di sektor industri kreatif, khususnya gim.
Direktur PT Gamecomm Indonesia Network, Sere Kalina, mengungkapkan saat ini pihaknya telah berkolaborasi dengan lima SMK melalui skema teaching factory.
“Saat ini ada lima SMK yang berkolaborasi bersama kami melalui teaching factory. Kami ingin memastikan industri gim Indonesia berkembang dan mampu bersaing secara global,” ujar Sere.
Sere menilai keterampilan siswa SMK di bidang gim sangat potensial. Namun, dibutuhkan pendampingan langsung dari industri agar talenta tersebut benar-benar siap berkarier maupun membangun bisnis gim secara mandiri.
United Tractors Fokus Sertifikasi Lulusan SMK
Dari sektor teknik dan alat berat, PT United Tractors Tbk juga memperkuat dukungannya terhadap pendidikan vokasi. Tahun ini, perusahaan memfokuskan program pada sertifikasi siswa kelas 12 SMK.
Department Head Social Responsibility and Communication PT United Tractors, Himawan Sutanto, menjelaskan bahwa pihaknya tengah melakukan pemetaan siswa untuk mengikuti sertifikasi kompetensi.
“Kami sedang mapping anak-anak SMK kelas 12 untuk sertifikasi. Jadi saat mereka melamar pekerjaan, mereka punya nilai tambah yang bisa ditawarkan ke industri,” jelas Himawan.
Menurut Himawan, sertifikasi tidak hanya meningkatkan peluang kerja di dalam negeri, tetapi juga membuka kesempatan berkarier di luar negeri. Industri teknik dan alat berat, kata dia, dibutuhkan di banyak negara sehingga lulusan bersertifikat memiliki daya saing lebih tinggi.
Himawan juga menekankan pentingnya peran satuan pendidikan dalam menangkap peluang kolaborasi dengan industri agar implementasi kerja sama berjalan optimal.
Industri Kecantikan Dukung SDM Menuju Indonesia Emas 2045
Komitmen serupa datang dari PT Martha Beauty Gallery yang aktif di bidang kursus dan pelatihan kecantikan.
Direktur PT Martha Beauty Gallery, Wulan Maharani Tilaar, menyebut industri memiliki peran penting sebagai jembatan antara dunia pendidikan dan kebutuhan pasar kerja.
“Kami turut berpartisipasi dalam pengembangan SDM industri kecantikan. Dalam jangka panjang, kami berharap kolaborasi ini berkontribusi terhadap terwujudnya Indonesia Emas 2045,” kata Wulan.
Pemerintah Apresiasi Dukungan Industri
Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Atip Latipulhayat, menyampaikan apresiasi atas komitmen para mitra industri, kementerian/lembaga, dan perguruan tinggi yang terlibat.
“Semoga kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas pendidikan vokasi dan mempercepat terwujudnya sumber daya manusia unggul serta berdaya saing global,” ujar Wamen Atip dalam sambutannya.
Kerja sama ini diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, melainkan diwujudkan dalam program nyata seperti teaching factory, sertifikasi kompetensi, penyelarasan kurikulum, hingga penyerapan lulusan oleh industri. Dengan sinergi yang kuat, lulusan vokasi PKPLK diharapkan benar-benar siap kerja, adaptif terhadap perubahan teknologi, dan mampu menjadi motor penggerak ekonomi nasional.
(BKHM Setjen Kemendikdasmen)

Posting Komentar untuk "Empat Mitra Industri Digandeng Kemendikdasmen: Perkuat Mutu Lulusan Vokasi PKPLK agar Siap Kerja dan Tembus Pasar Global"