Pelantikan ini menjadi tonggak penting dalam sejarah pendidikan nasional. Untuk pertama kalinya, Dewan Pendidikan Nasional khusus jenjang pendidikan dasar dan menengah dibentuk sebagai mitra strategis kementerian.
Sejarah Baru di Pendidikan Nasional
Dalam sambutannya, Mendikdasmen Abdul Mu’ti menyampaikan apresiasi kepada para anggota dewan yang dilantik. Ia menilai para anggota memiliki integritas, kapasitas, serta dedikasi yang kuat dalam memajukan pendidikan di Indonesia.
“Kami mengetahui dengan baik bagaimana integritas, kapasitas, dan dedikasi Bapak dan Ibu sekalian dalam memajukan pendidikan di tanah air. Kami sangat berbangga Bapak dan Ibu berkenan bergabung bersama kami untuk memajukan pendidikan dasar dan menengah,” ujar Mendikdasmen.
Mendikdasmen menjelaskan, pembentukan DPN Dikdasmen merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Kehadiran dewan ini diharapkan memperkuat tata kelola dan arah kebijakan pendidikan nasional.
Dukung Asta Cita dan Visi Pendidikan Bermutu untuk Semua
Mendikdasmen menegaskan bahwa Kemendikdasmen saat ini mendapat mandat dari Presiden RI Prabowo Subianto untuk memperkuat sektor pendidikan, khususnya pendidikan dasar dan menengah.
Fokus utama kebijakan meliputi penguatan karakter dan peradaban bangsa, serta peningkatan kompetensi di bidang science, technology, engineering, dan mathematics (STEM) guna menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan global.
“Kami memiliki visi Pendidikan Bermutu untuk Semua sebagai bagian dari penjabaran Asta Cita Presiden. Setiap anak Indonesia berhak mendapatkan pendidikan yang bermutu,” tegas Mendikdasmen.
Visi tersebut selaras dengan Asta Cita keempat yang menempatkan pendidikan sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia unggul.
Peran Strategis Dewan Pendidikan Nasional
Menurut Mendikdasmen, DPN Dikdasmen akan berperan sebagai mitra strategis kementerian dalam memberikan masukan, kritik, serta rekomendasi kebijakan yang konstruktif.
“Kami berharap mendapatkan masukan yang membuat kami bekerja lebih baik lagi dan dapat melaksanakan amanat mencerdaskan kehidupan bangsa secara optimal,” ungkap Mendikdasmen.
Secara kelembagaan, dewan ini memiliki fungsi penting dalam memastikan hak konstitusional setiap anak Indonesia untuk memperoleh pendidikan bermutu dapat terpenuhi.
Mendikdasmen juga mengajak para anggota dewan untuk membangun kolaborasi yang terbuka dan saling menghargai bersama jajaran Kemendikdasmen. “Kami membangun budaya kerja RAMAH dan SANTUN. Kami terbuka terhadap berbagai masukan dan siap belajar agar bisa bekerja lebih baik,” pungkasnya.
Fondasi Transformasi Pendidikan Dasar dan Menengah
Pembentukan dan pelantikan Dewan Pendidikan Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah periode 2026–2031 diharapkan menjadi fondasi baru dalam transformasi pendidikan nasional.
Dengan kolaborasi antara pemerintah dan para pemangku kepentingan, penguatan karakter, peningkatan kompetensi STEM, serta pemerataan akses pendidikan diharapkan dapat berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.
Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam menjadikan pendidikan dasar dan menengah sebagai pijakan utama menuju Indonesia maju.
(BKHM Setjen Kemendikdasmen)

Posting Komentar untuk "Mendikdasmen Abdul Mu’ti Lantik Dewan Pendidikan Nasional Dikdasmen 2026–2031, Babak Baru Penguatan Mutu Pendidikan"