H-1 UTBK 2026 di UI: Ruang Ujian Disterilkan, Peserta Rela Subuh-subuhan Demi tak Terlambat

Detik-detik menjelang pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026 semakin terasa. (Foto ilustrasi: BKHM Setjen Kemendikdasmen)
Editor: Devona R

GEBRAK.ID; DEPOK – Detik-detik menjelang pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026 semakin terasa. Universitas Indonesia (UI) sebagai salah satu pusat ujian utama tengah merampungkan persiapan akhir. 

Ratusan ruang ujian yang tersebar di berbagai fakultas telah memasuki masa sterilisasi penuh pada hari ini, Senin (20/4/2026), sehari sebelum ujian resmi dimulai Selasa (21/4/2026) besok.

Suasana Kampus UI Depok mulai dipadati rambu-rambu pengarah dan penanda lokasi ujian. Panitia bekerja keras memastikan tidak ada kendala teknis, terutama pada perangkat komputer di laboratorium yang akan digunakan untuk ujian berbasis komputer.

Pantauan H-1: Ruang Ujian Disterilkan, Peserta tak Bisa Masuk

Berdasarkan pantauan di lokasi, tidak semua fakultas memasang penanda lokasi dengan ukuran mencolok. Panitia mengimbau peserta untuk tetap teliti dan jangan ragu bertanya kepada petugas yang akan berjaga di hari pelaksanaan. Yang terpenting, peserta diharapkan datang lebih awal mengingat area kampus UI yang sangat luas dan lokasi ruang ujian yang tersebar.

Salah satu calon peserta, Nadhira Syazani, mengaku sudah melakukan survei lokasi sejak akhir pekan. Ia sengaja datang ke Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), tempatnya akan mengikuti ujian, untuk memastikan titik pasti ruangan.

"Tadi nyarinya gampang karena dekat RSUI. Aku lihat dari luar doang karena nggak boleh masuk. Komputernya kelihatan bagus-bagus sih, cuma memang suasananya agak sedikit gelap menurut aku, tapi ya sudahlah. Yang penting sekarang jadi lebih tenang karena sudah tahu titik pastinya," ujar Nassya, sapaan akrabnya, kepada detikEdu, Senin (20/4/2026).

Catat! Aturan Baru yang Wajib Diketahui Peserta

Agar ujian berjalan lancar, UI melalui akun resmi Instagram-nya merilis daftar hal yang boleh (do's) dan tidak boleh (dont's) dilakukan. Berikut rangkumannya:

1. Yang Wajib Dilakukan:

- Datang tepat waktu, paling lambat 30 menit sebelum ujian dimulai.
- Berpakaian sopan dan rapi: atasan berkerah putih atau cerah, celana/rok panjang bahan kain, dan bersepatu. Dilarang memakai kaos oblong, celana pendek, atau jeans/denim.
- Membawa dokumen wajib: Kartu Peserta UTBK-SNBT, KTP/SIM, serta fotokopi ijazah yang dilegalisir atau Surat Keterangan Kelas XII asli.

2. Yang Dilarang Keras:

- Datang terlambat.
- Membawa barang terlarang ke ruang ujian: telepon seluler, jam tangan, kamera, kalkulator, catatan.
- Melakukan kecurangan dalam bentuk apa pun.

Strategi Jitu Peserta: Survei Lokasi hingga Berangkat Subuh

Bagi Nassya, survei lokasi bukan sekadar mencari gedung. Ia juga memastikan fasilitas pendukung seperti musala, toilet, dan kantin. Ia sudah memetakan bahwa musala berada dekat Laboratorium A3, toilet ada di lantai 1 dan 2, serta area parkir dan kantin sudah ia ketahui posisinya.

"Penting banget survei biar nggak jadi 'orang bodoh' yang telat nanti. Tadi sudah cek ada musala di samping banget (Lab A3), terus toilet ada di lantai 1 dan 2. Aku juga sudah lihat kantin dan parkiran. Pokoknya yang esensial saja," jelas Nassya.

Karena rumahnya jauh dan jadwal ujian jatuh pada hari kerja, Nassya sudah menyiapkan strategi ekstrem. Ia akan berangkat dari rumah sebelum waktu subuh.

"Rencananya berangkat dari rumah sebelum subuh. Jadi nanti bakal subuhan di Masjid UI atau di musala dekat lokasi ujian saja biar aman dan nggak telat. Soalnya hari Rabu itu hari kerja, pasti macet banget," kata Nassya yang ditemani ibundanya saat survei.

Aktivitas Kampus Tetap Berjalan, Waspada Macet!

Meski ada ribuan peserta ujian, aktivitas perkuliahan mahasiswa UI tetap berjalan normal. Hanya laboratorium komputer tertentu yang digunakan untuk UTBK sehingga tidak mengganggu jadwal kuliah di ruang kelas.

Seorang mahasiswa UI yang ditemui di lokasi mengungkapkan bahwa pelaksanaan UTBK tidak berdampak signifikan terhadap kegiatan belajar mengajar. Namun, ia mengingatkan soal potensi kemacetan dan kepadatan parkir.

"Nggak ada pengaruh sih (ke perkuliahan). Tapi mungkin di segi transportasinya gitu kan, anak-anak UTBK makin banyak. Jalan-jalan makin macet. Terus mungkin parkir. Kalau kelas masih aman sih, nggak ada yang dipakai," ujar dia.

Target Tinggi dan Doa Peserta

Nassya sendiri mengaku menargetkan skor 700. Pilihan pertamanya adalah Teknologi Kedokteran di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, sementara sisanya adalah program studi di UI.

"Pilihan pertama aku Teknologi Kedokteran ITS, sisanya baru UI. Harapannya bisa one shot langsung diterima di ITS. Target skor aku 700, semoga tempatnya besok nggak terlalu dingin dan pengawasnya baik-baik," pungkas Nassya penuh harap.

Bagi para peserta UTBK 2026 di seluruh Indonesia, persiapan matang, disiplin aturan, dan manajemen waktu yang baik adalah kunci utama. Jangan sampai niat luhur untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri gagal hanya karena kelalaian teknis di hari pelaksanaan. Semangat!

(Sumber: DetikEdu)


Posting Komentar untuk "H-1 UTBK 2026 di UI: Ruang Ujian Disterilkan, Peserta Rela Subuh-subuhan Demi tak Terlambat"