Editor: Endro Yuwanto
GEBRAK.ID; JAKARTA – Upaya meningkatkan literasi dan numerasi siswa Indonesia kembali diperkuat. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) menggandeng Tanoto Foundation, Gates Foundation, serta UNICEF dalam inisiatif bertajuk Partisipasi Semesta untuk Pendidikan Bermutu: Kolaborasi Multipihak untuk Peningkatan Literasi dan Numerasi Nasional.
Kolaborasi ini dirancang berlangsung hingga 2029 dengan fokus utama pada siswa kelas awal sekolah dasar. Program menitikberatkan pada penguatan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung sebagai fondasi pembelajaran jangka panjang.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menyatakan bahwa tantangan seperti learning loss dan learning poverty harus dijawab dengan kerja kolektif yang terukur.
“Berbagai persoalan bukanlah akhir, melainkan dorongan untuk memperbaiki kualitas layanan pendidikan agar merata dan bermutu,” ujar Mendikdasmen Mu'ti di Jakarta, Kamis (9/4/2026).
Program ini memperkuat implementasi Gerakan Literasi Nasional (GLN) dan Gerakan Numerasi Nasional (GNN) melalui peningkatan kualitas pembelajaran di kelas awal, penguatan kapasitas guru, serta pemanfaatan data asesmen diagnostik untuk pembelajaran yang lebih tepat sasaran.
Head of Learning Environment Department Tanoto Foundation, Margaretha Ari Widowati, menekankan literasi dan numerasi bukan sekadar kemampuan akademik, melainkan fondasi berpikir kritis dan kepercayaan diri anak. Pendekatan berbasis data dan praktik pembelajaran efektif akan menjadi tulang punggung implementasi di lapangan.
Country Representative UNICEF Indonesia, Maniza Zaman, mengingatkan bahwa krisis pembelajaran masih menjadi tantangan global. Data internasional menunjukkan hampir 7 dari 10 anak di dunia belum mampu memahami bacaan sederhana pada usia 10 tahun. Karena itu, kolaborasi lintas sektor dinilai sebagai investasi strategis bagi masa depan generasi muda.
Sementara itu, Senior Program Officer for Global Education Gates Foundation India, Satish Menon, menyebut inisiatif ini akan menjangkau sedikitnya 45.000 siswa dengan pendekatan terukur dan berbasis praktik baik global.
Terdapat tiga fokus utama dalam implementasi program: penguatan kompetensi dasar berpikir dan pemahaman teks, peningkatan kebiasaan membaca melalui reading engagement, serta pembentukan budaya numerasi berbasis logika dan pemecahan masalah.
Melalui sinergi pemerintah pusat, daerah, dan mitra pembangunan, Kemendikdasmen optimistis peningkatan kualitas literasi dan numerasi dapat dipercepat guna mendukung visi Indonesia Emas 2045.
(BKHM Setjen Kemendikdasmen)

Posting Komentar untuk "Kemendikdasmen Gandeng Tanoto, Gates Foundation, dan UNICEF Perkuat Literasi-Numerasi Nasional"