Mengintip Rahasia Kecepatan Burung Laut, Ada yang Lebih Kencang dari Motor di Tol!

Albatross si penjelajah langit dengan kecepatan menakjubkan. (Foto: Pixabay) 
 

Editor: Dinar Kencana

GEBRAK.ID; JAKARTA-- Ketika berbicara tentang kecepatan di dunia hewan, biasanya cheetah menjadi primadona. Namun, tahukah Anda bahwa langit menyimpan "jet tempur" alami yang mampu melesat lebih kencang dari motor yang melaju bebas di jalan tol?

Burung laut, sang penguasa angkasa, menyimpan rahasia aerodinamika yang bahkan belum sepenuhnya bisa ditiru oleh teknologi pesawat tercanggih saat ini.

Albatros: Si "Mesin Gerak Abadi" yang Hemat Energi

Salah satu yang paling menakjubkan adalah Albatros. Dengan bentangan sayap yang bisa mencapai lebih dari 3 meter, burung ini mampu terbang ribuan kilometer tanpa kelelahan. Rahasianya bukan hanya terletak pada kekuatan otot, tetapi pada efisiensi energi total.

Para ilmuwan menemukan bahwa albatros menggunakan teknik "Dynamic Soaring" (meluncur dinamis). Mereka memanfaatkan gradien kecepatan angin di atas permukaan laut. Tanpa mengepakkan sayap, mereka naik, berbelok, dan turun memanfaatkan tenaga angin.

"Proses mendapatkan energi ini berlangsung mulus dan berulang-ulang," demikian menurut tim peneliti yang menggunakan alat pelacak beresolusi tinggi, seperti dikutip dari laporan ilmiah yang dipublikasikan di JW.org .

Hasilnya? Albatros bisa meluncur berjam-jam dengan kecepatan jelajah rata-rata 36 km/jam (10 m/s) hingga 81 km/jam (22,5 m/s) saat kondisi berangin, tanpa pernah sekalipun kelelahan .

Jet Tempur Angkasa: Elang Peregrine dan Skua

Jika Albatros adalah raja jarak jauh, maka Elang Peregrine adalah raja kecepatan sesaat. Burung ini adalah pemburu profesional yang menggunakan teknik "stoop" atau menukik.

Dari ketinggian, ia melipat sayapnya dan jatuh seperti batu bata yang aerodinamis. Menurut data dari Kompas.com yang mengutip Guinness World Records, kecepatan Elang Peregrine saat menukik bisa menembus 322 km/jam .

Bahkan, National Geographic mencatat potensi kecepatan yang lebih ekstrem. "Elang peregrine mungkin bisa terbang dengan kecepatan 563 kilometer per jam untuk menyelam ke dalam air dan berburu ikan," tulis tim peneliti National Geographic.

Namun, jangan lupakan South Polar Skua. Burung ini adalah "pengganggu" yang gesit. Dalam sebuah studi pelacakan radar di Antartika, tercatat bahwa Skua mampu berakselerasi hingga kecepatan melebihi 72 km/jam (20 m/s) saat melakukan pengejaran terhadap burung Shag .

Mengapa Bisa Seekstrim Itu? Rahasia Aerodinamika

Apakah rahasia di balik kecepatan mematikan ini? Para peneliti dari jurnal Ibis menyebutkan bahwa ini soal optimalisasi energi .

Burung laut adalah makhluk pragmatis. Mereka tidak selalu terbang sekencang mungkin karena itu boros energi. Mereka terbang pada kecepatan "optimal" antara kecepatan tenaga minimum dan kecepatan jangkauan maksimum .

Sederhananya, mereka tahu persis kapan harus hemat dan kapan harus "menginjak gas" untuk mengejar mangsa atau menghindari badai.

Fakta menarik lainnya datang dari White-bellied Sea Eagle (Elang-laut dada-putih). Dengan julukan "mesin terbang", burung ini sanggup melesat hingga 115 km/jam .

Pelajaran untuk Manusia

Para insinyur saat ini tengah mempelajari teknik "Dynamic Soaring" albatros untuk merancang drone dan pesawat tanpa awak yang bisa melayang di lautan berminggu-minggu tanpa bahan bakar.

Jadi, lain kali Anda melihat burung laut melintas, ingatlah bahwa Anda sedang menyaksikan salah satu mesin paling sempurna yang pernah diciptakan oleh evolusi. Ia bukan hanya indah, tetapi juga sangat, sangat cepat.

(berbagai sumber) 

Posting Komentar untuk "Mengintip Rahasia Kecepatan Burung Laut, Ada yang Lebih Kencang dari Motor di Tol!"