Pasang Alarm Jam 02.48? Ini Waktu Terbaik Pesan Tiket Pesawat Murah Menurut Pakar Perjalanan

Tiket pesawat. (Foto Ilustrasi: Freepik)
Editor: M Zuhro AH

GEBRAK.ID – Harga tiket pesawat yang naik-turun kerapkali bikin calon penumpang pusing. Namun, seorang pakar perjalanan membagikan trik tak biasa untuk berburu tiket murah: pasang alarm dini hari, tepat pukul 02.48.

Adalah Jamie Fraser, pemilik Wild Packs, yang mengungkap bahwa waktu tersebut sering menjadi momen paling murah untuk memesan tiket pesawat. Mengutip laporan The Mirror, Kamis (9/4/2026), Fraser menyebut sistem harga maskapai biasanya lebih “tenang” pada jam-jam tersebut.

“Sebagian besar orang mencari penerbangan di pagi hari sambil minum kopi. Justru di saat itulah semua orang melakukan hal yang sama,” ujar Fraser.

Menurut Fraser, ketika sistem maskapai mendeteksi lonjakan pencarian untuk rute dan tanggal tertentu, harga bisa terkerek naik secara otomatis. Dalam dunia penerbangan modern, mekanisme ini dikenal sebagai dynamic pricing, yakni penyesuaian harga berdasarkan permintaan dan ketersediaan kursi.

Mengapa Dini Hari Lebih Murah?

Fraser menjelaskan, sekitar pukul 02.48 dini hari, jumlah pencarian relatif rendah. Selain itu, sistem tarif maskapai kerap diperbarui atau “reset” semalaman.

Artinya, peluang menemukan harga lebih rendah terbuka lebih lebar dibandingkan jam sibuk pagi hari. Jika enggan bangun terlalu pagi, opsi alternatif adalah memesan pada larut malam, antara pukul 20.00 hingga 22.00. Waktu ini diklaim bisa menghemat sekitar 5 persen dibandingkan pemesanan di jam sibuk.

Namun, apakah trik ini masih relevan di era algoritma canggih?

Pada masa awal pemesanan tiket online, banyak maskapai memperbarui tarif secara manual di malam hari. Kini, sistem sudah jauh lebih kompleks dan otomatis. Meski begitu, waktu pencarian tetap bisa memengaruhi harga karena algoritma membaca lonjakan minat secara real time.

Sejumlah platform pemesanan global seperti Skyscanner dan Google melalui layanan Google Flights juga menunjukkan bahwa harga tiket sangat fluktuatif tergantung musim, rute populer, serta momentum liburan.

Jangan Cuma Andalkan Jam, Gunakan Fitur Ini

Selain soal waktu, Fraser menekankan pentingnya memanfaatkan fitur price alert atau notifikasi harga. Fitur ini memungkinkan calon penumpang mendapat pemberitahuan otomatis ketika harga turun, tanpa harus mengecek berulang kali.

Di Skyscanner misalnya, pengguna dapat mencentang opsi “bandara terdekat” untuk membandingkan harga dari beberapa bandara di sekitar kota tujuan. Perbedaan lokasi bandara bisa menghasilkan selisih harga signifikan.

Jika destinasi masih fleksibel, memilih opsi “di mana saja” juga bisa membantu menemukan tujuan termurah pada tanggal yang diinginkan.

Tak kalah penting, calon penumpang disarankan berlangganan newsletter maskapai untuk mendapatkan informasi promo, flash sale, atau program khusus seperti diskon anak terbang gratis yang biasanya memiliki kuota terbatas.

Fleksibilitas Jadi Kunci

Berbagai riset industri perjalanan menunjukkan bahwa fleksibilitas tanggal keberangkatan, pilihan maskapai, hingga bandara alternatif sering kali menjadi faktor penentu harga terbaik.

Bepergian di luar musim liburan (low season), menghindari akhir pekan, serta memesan beberapa minggu hingga bulan sebelum keberangkatan juga termasuk strategi umum yang kerap direkomendasikan pengamat industri penerbangan.

Pada akhirnya, tak ada satu rumus sakti untuk selalu mendapatkan tiket termurah. Kombinasi antara waktu pencarian yang tepat, pemanfaatan teknologi, dan fleksibilitas rencana menjadi kunci utama.

Jadi, berani pasang alarm pukul 02.48?

(Sumber: The Mirror)


Posting Komentar untuk "Pasang Alarm Jam 02.48? Ini Waktu Terbaik Pesan Tiket Pesawat Murah Menurut Pakar Perjalanan"