![]() |
| Kegiatan memancing musim dingin pada Festival Naadam di Danau Lianhuan, Kabupaten Otonom Mongolia Dorbod, Kota Daqing, Provinsi Heilongjiang, China, Sabtu (27/12/2025). (Foto: Xinhua/Wang Song) |
GEBRAK.ID; SYDNEY – Kabar mengkhawatirkan datang dari dunia kelautan. Sebuah penelitian terbaru dari Australia mengungkap bahwa pertumbuhan ikan secara global terus menurun dalam seabad terakhir. Penyebab utamanya adalah penangkapan ikan berlebihan (overfishing) dan perubahan lingkungan.
Tim peneliti dari Universitas James Cook (JCU) Australia menganalisis hampir 7.700 catatan pertumbuhan yang mencakup 1.479 spesies laut. Data ini dihimpun dari tahun 1908 hingga 2021. Hasilnya, kinerja pertumbuhan ikan terus merosot, dengan penurunan terbesar terjadi pada spesies bernilai komersial.
Peneliti utama, Helen Yan, yang melakukan studi ini sebagai bagian dari penelitian doktoralnya di JCU, menjelaskan bahwa berbagai tekanan akibat aktivitas manusia telah mengubah ekologi dan siklus hidup ikan secara masif.
"Perikanan yang dikelola mengalami rata-rata penurunan kinerja pertumbuhan sebesar 9 persen dalam seabad terakhir. Ini mengindikasikan bahwa ikan tumbuh hingga mencapai ukuran yang relatif lebih kecil dan/atau dengan laju yang lebih lambat," ujar Yan, Jumat (24/4/2026).
Artinya, ikan-ikan yang ditangkap saat ini cenderung lebih kecil dan butuh waktu lebih lama untuk mencapai ukuran dewasa dibandingkan seratus tahun lalu.
Yan menambahkan bahwa praktik penangkapan ikan komersial yang berbasis ukuran—bukan suhu—merupakan pendorong utama pola penurunan ini. Meski demikian, perubahan iklim turut memperparah dampaknya. "Penangkapan ikan secara intensif meninggalkan jejak biologis yang jelas pada populasi ikan," jelasnya.
Tren ini paling terlihat di wilayah beriklim sedang, di mana tekanan penangkapan ikan tercatat paling tinggi.
Tim ilmuwan memperingatkan bahwa ikan yang berukuran lebih kecil dan tumbuh lebih lambat dapat mengubah jaring makanan, menurunkan hasil tangkapan, serta mempersulit upaya pemulihan populasi ikan di masa depan.
Sebagai solusi, tim ilmuwan menekankan perlunya pembatasan jumlah tangkapan yang lebih ketat, perlindungan ukuran dan habitat ikan, serta pemantauan jangka panjang untuk mendeteksi perubahan biologis lebih awal.
Jika tidak segera diatasi, bukan hanya ekosistem laut yang terancam, tetapi juga ketahanan pangan dan mata pencaharian jutaan nelayan di seluruh dunia.
(Sumber: Xinhua)

Posting Komentar untuk "Peringatan Ilmuwan: Ikan Laut Makin Kecil dan Lambat Tumbuh Akibat Penangkapan Berlebihan"