Usai Kasus Grup Chat Mahasiswa FHUI, Lagu 'Erika' Mahasiswa ITB Viral Lagi! Dulu Cerita Janda, Kini Dinilai Cabul, Publik Terbelah!

Mahasiswa ITB viral menyanyikan lagu Erika. (Foto: X.com/@iPoopBased)

Editor: Yogi A

GEBRAK.ID -- Kasus dugaan pelecehan di grup chat WA Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) belum usai, publik kembali dihebohkan dengan konten viral lainnya. Kali ini berasal dari lingkungan Institut Teknologi Bandung (ITB). 

Sebuah video lawas yang menampilkan penampilan Orkes Semi Dangdut Himpunan Mahasiswa Tambang (HMT) ITB menyanyikan lagu berjudul “Erika” menjadi perdebatan panas di media sosial.

Dalam video yang beredar luas, para mahasiswa tampak bersemangat menyanyikan lagu tersebut. Namun, perhatian publik langsung tertuju pada potongan lirik yang dianggap bernuansa cabul dan melecehkan perempuan:

"Erika buka celana… sambil bawa botol Fanta… siapa mau boleh coba...Oh... goyang Erika luar biasa...Oh... lebar pinggulnya hampir sedepa...Bila disenggolnya celana pasti terbuka...Walau sudah janda sempitnya masih terasa..."

Akun X @iPoopBased melontarkan kritik tajam, "Ini anak HMT ITB isinya cabul sama mesum semua apa gimana ya?" 

Di Balik Lagu: Kisah Mahasiswa Tambang yang Kepincut Janda

Menariknya, di tengah gelombang kritik, muncul narasi yang mencoba menjelaskan asal-usul lagu tersebut. Lagu “Erika” disebut-sebut bukanlah karya baru. Konon, lagu ini diciptakan oleh Iwanundin, seorang mahasiswa ITB angkatan lama. 

Liriknya terinspirasi dari kisah nyata seorang mahasiswa tambang yang jatuh hati pada seorang janda bernama Erika saat menjalani kuliah kerja lapangan di Surabaya.

Bagi sebagian kalangan, terutama alumni ITB, lagu ini dulu hanya dianggap sebagai cerita humor internal, guyonan anak tambang yang dinyanyikan turun-temurun tanpa ada niat jahat. Namun, seiring perubahan zaman, sensitivitas publik terhadap isu pelecehan dan objektifikasi perempuan telah meningkat drastis.

Warganet Terbelah: Antara Nostalgia dan Kritik Sosial

Komentar warganet pun terbelah. Sebagian menyayangkan reaksi publik yang dinilai terlalu cepat menghakimi tanpa memahami konteks sejarah lagu tersebut.

"Ngakak lihat orang-orang yang langsung cari lagunya lalu menghujat, seakan itu karya mahasiswa hari ini," tulis salah satu pengguna media sosial.

Namun, di sisi lain, gelombang kritik tetap menguat. Banyak yang menegaskan bahwa usia sebuah karya tidak serta-merta menghapus dampak negatifnya di masa kini. Apalagi lagu itu kembali dinyanyikan di panggung yang terekspose publik.

Kasus ini menambah panjang daftar kontroversi di lingkungan kampus yang belakangan ini kerap menjadi sorotan. Publik kini menanti langkah tegas dari pihak kampus ITB terkait beredarnya kembali konten yang dinilai melukai rasa hormat terhadap perempuan.

(Sumber: Instagram)


Posting Komentar untuk "Usai Kasus Grup Chat Mahasiswa FHUI, Lagu 'Erika' Mahasiswa ITB Viral Lagi! Dulu Cerita Janda, Kini Dinilai Cabul, Publik Terbelah!"