Antisipasi May Day 2026: 12 KA Jarak Jauh Berhenti di Jatinegara, Penumpang Diminta Datang Lebih Awal

Stasiun Jatinegara, Jakarta. (Foto: PT KAI Daop 1 Jakarta)
Editor: M Zuhro AH

GEBRAK.ID; JAKARTA — PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta mengambil langkah antisipatif pada peringatan Hari Buruh Internasional 2026 dengan menetapkan 12 kereta api jarak jauh (KAJJ) keberangkatan dari Stasiun Gambir untuk berhenti di Stasiun Jatinegara.

Kebijakan ini berlaku untuk jadwal keberangkatan pukul 05.15 hingga 11.00 WIB. Langkah tersebut diambil sebagai respons atas potensi lonjakan kepadatan lalu lintas di sekitar pusat kota, khususnya menuju kawasan Gambir yang berdekatan dengan Monumen Nasional—lokasi penyelenggaraan May Day Fiesta 2026.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan keputusan ini bertujuan menjaga kelancaran layanan bagi para penumpang di tengah situasi lalu lintas yang diperkirakan padat.

“Kegiatan Hari Buruh diprediksi meningkatkan volume kendaraan di sejumlah ruas utama Jakarta, terutama akses menuju Stasiun Gambir. Oleh karena itu, kami menambah titik pemberhentian di Stasiun Jatinegara,” ujar Franoto dalam keterangan resmi, Kamis (30/4/2026).

Adapun 12 kereta api yang dimaksud mencakup berbagai rute favorit, di antaranya KA Tambahan relasi Gambir–Yogyakarta (05.15 WIB), KA Argo Semeru tujuan Surabaya (06.20 WIB), hingga KA Taksaka relasi Gambir–Yogyakarta (07.45 WIB).

Selain itu, terdapat pula KA Argo Bromo Anggrek tujuan Surabaya, KA Argo Dwipangga ke Solo, KA Gunungjati ke Semarang, hingga KA Sembrani yang juga melayani rute Surabaya. Kereta lain seperti KA Parahyangan, KA Manahan, dan KA Cakrabuana juga termasuk dalam daftar pemberhentian tambahan ini.

Franoto menegaskan, meski ada perubahan titik pemberhentian, jadwal keberangkatan kereta tetap sesuai dengan yang tertera pada tiket. Penambahan pemberhentian ini justru diharapkan memberikan fleksibilitas bagi penumpang yang ingin menghindari kepadatan di pusat kota.

“Kami mengimbau pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun, serta menyesuaikan waktu perjalanan menuju stasiun dengan kondisi lalu lintas. Dengan begitu, perjalanan tetap berjalan lancar dan tepat waktu,” kata Franoto.

KAI juga telah melakukan berbagai langkah sosialisasi kepada pelanggan, mulai dari pengiriman notifikasi melalui SMS hingga WhatsApp blast. Upaya ini dilakukan agar informasi terkait perubahan layanan dapat diterima secara luas dan cepat.

Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi operasional KAI dalam menghadapi momen-momen dengan potensi mobilitas tinggi. Selain menjaga ketepatan waktu, perusahaan juga berupaya memastikan kenyamanan dan keamanan penumpang tetap terjaga.

Dengan adanya opsi naik dari Stasiun Jatinegara, penumpang kini memiliki alternatif akses yang lebih fleksibel, terutama bagi mereka yang berada di wilayah Jakarta Timur dan sekitarnya.

Di tengah tingginya aktivitas pada Hari Buruh, KAI berharap masyarakat dapat merencanakan perjalanan dengan lebih matang. Penyesuaian kecil seperti memilih stasiun keberangkatan alternatif dinilai dapat membantu mengurangi kepadatan sekaligus meningkatkan pengalaman perjalanan.

(Sumber: PT KAI)


Posting Komentar untuk "Antisipasi May Day 2026: 12 KA Jarak Jauh Berhenti di Jatinegara, Penumpang Diminta Datang Lebih Awal"