AS Didesak Terbitkan Visa Timnas Iran untuk Piala Dunia 2026, FIFA Diminta Jaga Kredibilitas

Para pemain timnas Iran saat merayakan kemenangan setelah pertandingan Kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 Grup A zona Asia antara Iran dan Uzbekistan di Stadion Azadi pada 25 Maret 2025 di Teheran, Iran. (Foto: Fatemeh Bahrami/Anadolu)
Editor: Damar Pratama

TEHERAN – Pemerintah Iran menegaskan Amerika Serikat (AS) wajib memberikan visa kepada tim nasional (timnas) sepak bola Iran untuk tampil di ajang Piala Dunia 2026, meski hubungan politik kedua negara masih memanas.

Pernyataan itu disampaikan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menyusul kekhawatiran adanya hambatan diplomatik yang dapat mengganggu keikutsertaan Iran dalam turnamen sepak bola terbesar dunia tersebut.

Baghaei menekankan bahwa kehadiran timnas Iran di Amerika Serikat murni untuk kepentingan olahraga, bukan agenda politik.

“Para pemain kami datang ke Amerika Serikat hanya untuk mengikuti Piala Dunia,” ujar Baghaei seperti dikutip kantor berita Mehr, Rabu (6/5/2026).

Menurut Baghaei, negara tuan rumah memiliki kewajiban untuk memastikan seluruh anggota timnas Iran memperoleh visa tanpa dipengaruhi situasi politik antara kedua negara. Ia juga meminta Federasi DSepak Bola Dunia (FIFA) mengambil langkah konkret demi menjaga integritas dan kredibilitas turnamen internasional tersebut.

“Kami berharap FIFA menjalankan tanggung jawabnya dan memastikan tidak ada diskriminasi terhadap tim Iran,” kata Baghaei.

Iran Siapkan Semua Jalur Diplomatik

Pemerintah Iran, lanjut Baghaei, akan menggunakan seluruh kapasitas diplomatik yang tersedia agar keberangkatan tim nasional berjalan lancar.

Karena Iran dan Amerika Serikat tidak memiliki hubungan diplomatik resmi, proses bantuan konsuler akan difasilitasi melalui Seksi Urusan Iran di Washington yang berada di bawah perlindungan Kedutaan Besar Pakistan.

“Seluruh mekanisme yang memungkinkan sedang disiapkan agar tim nasional tidak menghadapi hambatan administratif,” ujar Baghaei.

Ketika ditanya mengenai perkembangan negosiasi damai Iran dan AS, Baghaei memilih tidak memberikan komentar lebih jauh. “Untuk saat ini, fokus kami adalah olahraga,” katanya singkat.

Jadwal Iran di Piala Dunia 2026

Piala Dunia FIFA 2026 akan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026 dan digelar bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, serta Meksiko.

Iran dijadwalkan memainkan dua laga fase grup di Los Angeles, yakni menghadapi Selandia Baru pada 15 Juni dan Belgia pada 21 Juni. Setelah itu, Iran akan bertolak ke Seattle untuk melawan Mesir pada 26 Juni 2026.

Keikutsertaan Iran dalam turnamen ini menjadi sorotan internasional mengingat hubungan Teheran dan Washington terus dibayangi konflik geopolitik.

Ketegangan Iran-AS Masih Membara

Situasi kawasan Timur Tengah sendiri masih belum sepenuhnya stabil. Ketegangan meningkat setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada akhir Februari lalu.

Iran kemudian membalas dengan menyerang sejumlah target Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah, termasuk ancaman pemblokiran Selat Hormuz yang menjadi jalur penting perdagangan energi dunia.

Meski gencatan senjata mulai berlaku sejak 8 April 2026 melalui mediasi Pakistan, hingga kini belum tercapai kesepakatan permanen antara pihak-pihak terkait.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya memutuskan memperpanjang gencatan senjata tanpa batas waktu yang jelas.

Sementara itu, FIFA belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait permintaan Iran mengenai jaminan penerbitan visa bagi skuad sepak bola Iran.

(Sumber: Anadolu)

Posting Komentar untuk "AS Didesak Terbitkan Visa Timnas Iran untuk Piala Dunia 2026, FIFA Diminta Jaga Kredibilitas"