Revitalisasi Sekolah hingga Papan Digital: Pemerintah Percepat Modernisasi Pendidikan di Makassar

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, saat kunjungan kerja di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (6/5/2026). (Foto: Humas Kemendikdasmen)
Editor: Endro Yuwanto

GEBRAK.ID; MAKASSAR — Upaya modernisasi pendidikan nasional terus digenjot Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui revitalisasi sekolah dan digitalisasi pembelajaran. Langkah tersebut terlihat dalam kunjungan kerja Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (6/5/2026).

Dalam agenda tersebut, pemerintah meninjau langsung hasil revitalisasi sekolah hingga penerapan Interactive Flat Panel (IFP) atau papan interaktif digital yang mulai digunakan dalam proses belajar mengajar di sejumlah sekolah.

Kunjungan diawali di TK Aisyiyah 1 Bara-baraya, yang baru saja menerima program revitalisasi bangunan sekolah. Wamen Fajar menegaskan bahwa perbaikan fasilitas pendidikan menjadi fondasi penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi peserta didik.

“Pagi ini saya mengunjungi TK Aisyiyah 1 Bara-baraya untuk mengecek hasil revitalisasi dan alhamdulillah sudah kita resmikan,” ujar Wamen Fajar.

Revitalisasi sekolah tersebut mencakup rehabilitasi ruang kelas, ruang administrasi, toilet, hingga pembangunan ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS) baru.

Kepala sekolah, Siti Maemunah, mengaku terharu karena sekolahnya menjadi satu-satunya taman kanak-kanak di Makassar yang menerima bantuan revitalisasi tahun ini.

“Kami sangat bersyukur. Bantuan ini sudah lama kami nantikan karena sebelumnya kondisi sekolah kurang mendukung proses belajar mengajar,” kata Siti.

Menurut Siti, fasilitas baru membuat sekolah kini lebih siap memberikan pelayanan pendidikan yang lebih baik bagi murid maupun guru.

Selain meninjau revitalisasi fisik sekolah, Wamen Fajar juga melihat langsung penerapan pembelajaran digital di SMP IT Wahdah Islamiyah.

Di sekolah tersebut, para siswa kelas VII telah menggunakan Interactive Flat Panel atau papan interaktif digital dalam kegiatan belajar di kelas.

Guru IPA SMP IT Wahdah Islamiyah, Nur Afdaliah Ali, mengatakan penggunaan teknologi tersebut membawa perubahan besar terhadap partisipasi siswa. “Kalau dulu dengan proyektor biasa murid hanya melihat, sekarang mereka bisa langsung berinteraksi dengan materi di papan digital,” jelasnya.

Nur menambahkan, papan interaktif sangat membantu dalam menjelaskan materi IPA yang kompleks melalui visualisasi gambar dan video yang lebih menarik. “Saya sering menggunakan video pembelajaran dari YouTube agar siswa lebih cepat memahami materi,” ujarnya.

Wamen Fajar menilai kehadiran teknologi digital di ruang kelas terbukti meningkatkan motivasi belajar siswa. “Mereka sangat antusias. Pembelajaran menjadi lebih interaktif, lebih mudah dipahami, dan membuat semangat belajar meningkat,” katanya.

Pemerintah pun berkomitmen menambah distribusi perangkat digital ke sekolah-sekolah lain, terutama yang memiliki jumlah siswa besar. “Ada komitmen dari Bapak Presiden untuk menambah PID tahun ini, khususnya bagi sekolah dengan jumlah murid banyak,” ungkap Wamen Fajar.

Tak hanya fokus pada infrastruktur dan teknologi, Kemendikdasmen juga menaruh perhatian pada kesehatan mental peserta didik. Dalam kunjungan itu, Fajar turut meninjau fasilitas UKS dan menekankan pentingnya peran guru Bimbingan Konseling (BK) dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.

Langkah tersebut sejalan dengan penerapan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman melalui Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 yang bertujuan mencegah perundungan dan kekerasan di lingkungan pendidikan.

Selain itu, Wamen Fajar juga menyempatkan berdialog dengan siswa SMA IT Wahdah Islamiyah yang menerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam kesempatan itu, siswa memberikan sejumlah masukan terkait variasi menu makanan agar kebutuhan gizi mereka semakin terpenuhi.

Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat pemerataan kualitas pendidikan nasional, khususnya di kawasan Indonesia Timur, melalui penguatan fasilitas, teknologi pembelajaran, hingga layanan kesehatan siswa.

(Sumber: Humas Kemendikdasmen)

Posting Komentar untuk "Revitalisasi Sekolah hingga Papan Digital: Pemerintah Percepat Modernisasi Pendidikan di Makassar"