BPS Ungkap 5 dari 100 Angkatan Kerja Masih Menganggur, Ini Kondisi Terbaru Pasar Kerja RI


( Foto: bps. go. id) 

Editor: Dinar Kencana

GEBRAK.ID; JAKARTA– Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa sekitar 5 dari 100 angkatan kerja di Indonesia masih berada dalam kondisi menganggur. Angka ini mencerminkan tingkat pengangguran terbuka (TPT) yang berada di kisaran 4–5 persen dalam periode terbaru.

Data BPS menunjukkan, tingkat pengangguran terbuka pada November 2025 tercatat sebesar 4,74 persen. Artinya, dari seluruh angkatan kerja, sekitar 95 persen telah bekerja, sementara sisanya masih mencari pekerjaan. 

Secara sederhana, angka tersebut dapat dimaknai bahwa dari setiap 100 orang yang aktif di pasar kerja, sekitar 5 orang belum mendapatkan pekerjaan.

Tren Pengangguran Cenderung Menurun

Dalam beberapa periode terakhir, angka pengangguran di Indonesia menunjukkan tren penurunan. Bahkan, pada awal 2026, tingkat pengangguran tercatat sekitar 4,68 persen—menjadi salah satu yang terendah dalam beberapa tahun terakhir. 

Penurunan ini didorong oleh meningkatnya jumlah penduduk bekerja yang mencapai lebih dari 147 juta orang, seiring pemulihan ekonomi dan bertambahnya lapangan kerja di berbagai sektor. 

Gambaran Kondisi Ketenagakerjaan

BPS juga mencatat beberapa indikator penting terkait kondisi ketenagakerjaan nasional, antara lain:

•Jumlah angkatan kerja mencapai lebih dari 155 juta orang

•Tingkat partisipasi angkatan kerja berada di atas 70 persen

•Sektor informal masih mendominasi penyerapan tenaga kerja

Di sisi lain, tantangan masih tetap ada, terutama terkait kualitas pekerjaan. Sebagian tenaga kerja masih bekerja di sektor informal atau dengan jam kerja yang belum optimal.

Tantangan ke Depan

Meski angka pengangguran relatif terkendali, para analis menilai Indonesia masih menghadapi tantangan struktural di pasar tenaga kerja. Di antaranya adalah:

•Ketidaksesuaian keterampilan (skill mismatch)

•Dominasi pekerjaan informal

•Keterbatasan lapangan kerja berkualitas

Kondisi ini menjadi perhatian penting, terutama di tengah bonus demografi yang sedang berlangsung. Tanpa penciptaan pekerjaan berkualitas, peningkatan jumlah angkatan kerja berpotensi menjadi beban ekonomi.

Data terbaru BPS menegaskan bahwa mayoritas angkatan kerja Indonesia sudah terserap di pasar kerja. Namun, sekitar 5 persen lainnya masih menganggur, sehingga upaya penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kualitas tenaga kerja tetap menjadi prioritas pemerintah ke depan.

(berbagai sumber) 

Posting Komentar untuk "BPS Ungkap 5 dari 100 Angkatan Kerja Masih Menganggur, Ini Kondisi Terbaru Pasar Kerja RI"