Heboh! Film Karya Siswa SMA Muhammadiyah 3 Jakarta Tayang di Bioskop, Bikin Penonton tak Percaya Ini Dibuat Anak Sekolah

Sebanyak 19 film pendek karya siswa SMA Muhammadiyah 3 Jakarta resmi tayang di bioskop dan sukses mencuri perhatian publik. (Foto: Instagram MUGA)

Editor: A Rayyan K

GEBRAK.ID; JAKARTA -- Dunia pendidikan kembali menghadirkan kejutan membanggakan. Sebanyak 19 film pendek karya siswa SMA Muhammadiyah 3 Jakarta resmi tayang di bioskop dan sukses mencuri perhatian publik.

Penayangan perdana yang digelar di CGV FX Sudirman itu bukan sekadar acara sekolah biasa. Film-film hasil karya pelajar tersebut dinilai memiliki kualitas produksi yang mendekati standar industri perfilman profesional.

Momen Vista Fest ini sekaligus menjadi bukti bahwa pembelajaran kreatif berbasis proyek kini mulai menjadi wajah baru pendidikan modern di Indonesia.

Suasana haru dan bangga begitu terasa saat para siswa menyaksikan karya mereka tampil di layar lebar layaknya film profesional. Hadirnya orang tua, guru, tokoh pendidikan, hingga tamu undangan membuat acara tersebut semakin meriah.

Program produksi film ini memang menjadi salah satu unggulan non-akademik SMA Muhammadiyah 3 Jakarta dalam mengembangkan kreativitas dan keterampilan siswa di era industri kreatif.

Tak hanya belajar teori di dalam kelas, para siswa terlibat langsung dalam seluruh proses produksi film. Mulai dari penulisan naskah, penyusunan konsep cerita, pengambilan gambar, penyutradaraan, hingga proses editing dilakukan sendiri oleh siswa.

Menariknya, sekolah juga menggandeng Institut Kesenian Jakarta (IKJ) untuk memastikan proses pembelajaran berjalan profesional dan sesuai standar industri perfilman.

Mahasiswa IKJ dilibatkan sebagai mentor yang mendampingi para siswa selama produksi berlangsung. Dukungan juga datang langsung dari pihak rektorat IKJ sebagai bentuk kolaborasi dunia pendidikan dengan industri kreatif nasional.

Setelah seluruh proses produksi selesai, karya-karya siswa tersebut bahkan menjalani tahapan teknis layaknya film profesional, termasuk proses sensor resmi hingga mendapatkan Surat Tanda Lulus Sensor (STLS).

Hal itu membuat film-film tersebut dinyatakan layak untuk diputar di bioskop dan ditonton publik.

Acara penayangan perdana turut mendapat perhatian dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, yang sebelumnya dijadwalkan hadir diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana.

Dalam sambutannya, Nahdiana memberikan apresiasi tinggi terhadap keberanian dan kreativitas siswa yang mampu menghasilkan karya film dengan standar perfilman nasional.

Menurut Nahdiana, kegiatan tersebut sejalan dengan program Jakarta Kota Cinema yang tengah didorong Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memperkuat budaya kreatif dan ekosistem perfilman sejak lingkungan pendidikan.

“Kegiatan seperti ini sangat positif karena memberi ruang kepada siswa untuk berkembang, berani berkarya, dan mengenal industri kreatif sejak dini,” ujar Nahdiana, Selasa (12/5/2026).

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 3 Jakarta, Suranti, mengatakan program produksi film bukan hanya soal menghasilkan karya visual semata.

“Program ini bukan hanya tentang membuat film, tetapi membangun kepemimpinan, komunikasi, tanggung jawab, dan kemampuan bekerja sama,” kata Suranti.

Suranti menegaskan bahwa sekolah ingin memberikan pengalaman nyata kepada siswa agar siap menghadapi tantangan dunia kerja dan industri kreatif di masa depan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh Muhammadiyah dan pendidikan seperti Gufron Amirullah, Edy Sukardi, serta Ahmad Said Matondang. Mereka memberikan apresiasi atas keberhasilan siswa menghadirkan karya kreatif yang mampu menembus standar industri perfilman nasional.

Keberhasilan ini sekaligus memperlihatkan bahwa sekolah kini bukan hanya tempat mengejar nilai akademik, tetapi juga ruang lahirnya generasi muda kreatif, inovatif, dan siap bersaing di industri masa depan.

Di media sosial, penayangan film karya siswa SMA Muhammadiyah 3 Jakarta ini juga ramai mendapat pujian dari netizen. Banyak warganet mengaku kagum karena hasil karya para pelajar tersebut dinilai memiliki kualitas visual dan alur cerita yang tidak kalah dari film pendek profesional.

“Ini baru sekolah keren, siswanya bukan cuma belajar teori tapi langsung bikin karya nyata,” tulis salah satu pengguna Instagram, @devona.

Komentar lain menyebut program tersebut sebagai bukti bahwa dunia pendidikan Indonesia mulai bergerak mengikuti perkembangan industri kreatif modern. Bahkan tak sedikit netizen berharap program serupa diterapkan di sekolah lain agar bakat siswa semakin berkembang sejak dini.

(Siaran Pers SMA Muhammadiyah 3 Jakarta)


Posting Komentar untuk "Heboh! Film Karya Siswa SMA Muhammadiyah 3 Jakarta Tayang di Bioskop, Bikin Penonton tak Percaya Ini Dibuat Anak Sekolah"