![]() |
| Kemenkes siapkan rumah sakit rujukan untuk tangani kasus hantavirus. (Foto: kemenkes.go.id) |
GEBRAK.ID; JAKARTA--Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI) menyiapkan ratusan rumah sakit rujukan untuk mengantisipasi penyebaran hantavirus di Indonesia. Langkah ini dilakukan menyusul meningkatnya kewaspadaan global setelah muncul kasus hantavirus di kapal pesiar MV Hondius yang sempat menjadi perhatian internasional.
Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Andi Saguni, mengatakan pemerintah telah menyiapkan 198 rumah sakit jejaring pengampuan penyakit infeksi emerging (PIE). Dari jumlah tersebut, 21 rumah sakit sentinel di 20 provinsi disiapkan sebagai pusat pemantauan dan penanganan awal kasus hantavirus.
"Perlu kami sampaikan bahwa sampai saat ini belum ditemukan kasus HPS di Indonesia. Kasus yang terdeteksi merupakan tipe HFRS dan terus kami pantau melalui sistem surveilans nasional,” ujar dr. Andi Saguni dalam konferensi pers daring, Senin (11/5/2026) .
Kemenkes menegaskan kasus hantavirus yang ditemukan di Indonesia berbeda dengan kasus yang terjadi di kapal pesiar MV Hondius. Virus yang beredar di Indonesia merupakan tipe Haemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS), bukan Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) yang menyerang paru-paru dan lebih berbahaya.
Menurut data Kemenkes, sepanjang 2024 hingga Mei 2026 tercatat 256 kasus suspek dengan 23 kasus terkonfirmasi HFRS di sejumlah daerah Indonesia. Pemerintah menyebut peningkatan temuan kasus terjadi karena sistem deteksi dan pemeriksaan laboratorium kini semakin kuat.
Selain menyiapkan rumah sakit rujukan, pemerintah juga memperkuat pengawasan di pintu masuk negara, menyiapkan 221 alat PCR, serta menambah fasilitas ruang isolasi dan ICU untuk mengantisipasi kemungkinan kejadian luar biasa (KLB).
Berikut daftar rumah sakit rujukan dan sentinel PIE yang disiapkan Kemenkes untuk penanganan hantavirus:
- RSUP H Adam Malik
- RSUP Dr M Djamil
- RSUP Dr Mohammad Hoesin
- RSPI Prof Dr Sulianti Saroso
- RSUP Hasan Sadikin
- RSUP Dr Sardjito
- RSUP Dr Kariadi
- RSUD Dr Soetomo
- RSUP Prof Ngoerah
- RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo
- RSUP Fatmawati
- RSUP Persahabatan
- RSUP Prof Dr RD Kandoua
Kemenkes mengimbau masyarakat tetap tenang namun waspada. Virus hanta umumnya menular melalui kontak dengan tikus atau kotorannya, termasuk urin dan air liur hewan pengerat yang terinfeksi.
Karena itu, masyarakat diminta menjaga kebersihan lingkungan dan segera memeriksakan diri jika mengalami gejala seperti demam, nyeri otot, batuk, atau sesak napas.
(berbagai sumber)

Posting Komentar untuk "Kemenkes Siagakan 198 RS Rujukan Hantavirus, Ini Daftar Rumah Sakit yang Disiapkan"