Editor: Devona R
Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) resmi membuka pendaftaran
untuk menjadi delegasi Indonesia dalam ajang bergengsi ASEAN Youth
Fellowship (AYF) edisi ke-8 2026. (Foto: Pixabay)
GEBRAK.ID; JAKARTA — Bagi anak muda yang bermimpi membawa nama Indonesia ke panggung ASEAN, peluang emas kini hadir. Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) resmi membuka pendaftaran untuk menjadi delegasi Indonesia dalam ajang bergengsi ASEAN Youth Fellowship (AYF) edisi ke-8. Tapi hati-hati, tenggat waktunya sangat mepet: hanya sampai 17 Mei 2026 pukul 23.59 WIB.
Bukan sekadar konferensi tahunan biasa, AYF adalah program inkubator kepemimpinan eksklusif yang menjadi jembatan emas bagi para pemimpin muda potensial dari sepuluh negara anggota ASEAN. Tahun ini, acara puncak akan digelar selama tujuh hari, tepatnya pada 13-20 November 2026.
"Kemenpora akan menominasikan dua delegasi terbaik yang akan mengikuti proses seleksi bersama National Youth Council (NYC) Singapura," tulis pengumuman resmi Kemenpora yang dikutip, Kamis (14/5/2026).
Dengan format seleksi dua tahap ini, para pendaftar dari Indonesia tidak hanya bersaing di tingkat nasional, tetapi juga akan menghadapi kurasi ketat dari dewan pemuda Singapura sebagai mitra penyelenggara. Oleh karena itu, hanya kandidat dengan rekam jejak kepemimpinan, visi kawasan yang matang, dan kapasitas kolaboratif yang akan lolos.
Siapa yang Bisa Mendaftar?
Berdasarkan persyaratan yang dirilis Kemenpora, program ini menyasar pemimpin muda berusia 27 hingga 30 tahun per November 2026. Mereka harus memiliki riwayat kepemimpinan aktif di komunitas atau organisasi serta kemampuan bahasa Inggris yang dibuktikan dengan skor TOEFL ITP minimal 500, TOEFL IBT minimal 61, atau IELTS minimal 6.
Namun, ada syarat kunci yang membedakan program ini dari ajang kepemudaan lainnya. Para pelamar wajib memiliki ketertarikan dan pengalaman nyata dalam tiga isu strategis kawasan: stabilitas regional, pembangunan ekonomi, serta pemberdayaan masyarakat di seluruh ASEAN. Artinya, AYF bukan untuk pemula yang baru ingin belajar, melainkan untuk mereka yang sudah berkontribusi dan siap membawa dampak lebih luas.
Selain itu, ada ketentuan penting: pelamar belum pernah mengikuti program kepemudaan ASEAN sebelumnya. Kebijakan ini memastikan regenerasi kepemimpinan dan membuka kesempatan seluas-luasnya bagi wajah-wajah baru. Untuk melamar, kandidat cukup *mengirimkan CV dan esai melalui tautan resmi yang disediakan Kemenpora.
Komitmen Penuh di November 2026
Peserta yang terpilih harus bersedia mengikuti seluruh rangkaian kegiatan pada November 2026. Ini bukan sekadar formalitas. Mengutip laman resmi National Youth Council Singapura, AYF mempertemukan delegasi dengan para pembuat kebijakan, pemimpin bisnis, inovator sosial, dan tokoh masyarakat dari seluruh Asia Tenggara.
Peserta akan terlibat dalam dialog kebijakan tingkat tinggi, lokakarya kepemimpinan, hingga sesi jejaring tertutup yang membuka akses ke mentor-mentor berpengaruh di kawasan.
Bagi yang berminat, pendaftaran dapat diakses melalui Instagram resmi Kemenpora atau langsung di https://bit.ly/AYF2026. Informasi lebih lanjut juga bisa diperoleh via email asdeppemudaglobal@kemenpora.go.id.
Dengan tenggat 17 Mei 2026 yang hanya tinggal menghitung hari, pemuda Indonesia tidak punya banyak waktu untuk ragu. Bagi mereka yang punya nyali dan visi membangun Asia Tenggara yang lebih terintegrasi, inilah panggungnya.
(Sumber: Kemenpora)
Posting Komentar untuk "Kemenpora RI Cari Dua Delegasi Terbaik untuk ASEAN Youth Fellowship 2026, Pendaftaran Terakhir 17 Mei"