Editor: M Zuhro AH
![]() |
| Mahasiswi di Makassar disekap dan diperkosa selama 3 hari di sebuah kontrakan usai tergiur lowongan pekerjaan. (Foto: Dok.Istimewa) |
GEBRAK.ID; MAKASSAR – Kasus dugaan penipuan lowongan kerja yang berujung tindak kriminal kembali menggemparkan publik. Seorang mahasiswi berinisial MA (21 tahun) di Kota Makassar diduga menjadi korban penyekapan dan kekerasan seksual setelah tergiur tawaran pekerjaan sebagai pengasuh anak atau baby sitter yang dikenalnya melalui media sosial Facebook.
Peristiwa itu disebut terjadi di kawasan Barombong, Kecamatan Tamalate, Makassar, selama tiga hari, mulai Jumat (8/5/2026) hingga Minggu (10/5/2026).
Korban diduga disekap oleh pria berinisial FR (30), yang diketahui menyewa sebuah rumah kontrakan di lokasi tersebut. Polisi menyebut pelaku dan korban awalnya saling mengenal lewat Facebook sebelum akhirnya bertemu langsung.
Kanit Reskrim Polsek Tamalate, Abd Latif, mengatakan korban datang ke lokasi setelah menerima tawaran pekerjaan dari pelaku melalui media sosial.
“Pelaku diduga merupakan pihak yang menyewa rumah tersebut selama kurang lebih tiga hari,” ujar Abd Latif seperti dikutip dari laporan detikSulsel, Jumat (15/5/2026).
Menurut keterangan awal polisi, korban diminta datang sekaligus menginap di rumah kontrakan tersebut dengan alasan terkait pekerjaan yang ditawarkan. Namun setelah berada di lokasi, korban diduga justru mengalami penyekapan serta tindak kekerasan seksual.
“Korban diminta datang serta menginap di rumah tersebut. Ada juga dugaan tindak pemerkosaan berdasarkan keterangan awal korban,” jelas Abd Latif.
Kasus ini akhirnya terbongkar setelah pemilik rumah kontrakan datang melakukan pengecekan pada Minggu (10/5/2026). Saat tiba di lokasi, pemilik rumah menemukan seorang perempuan berada dalam kondisi memprihatinkan di dalam rumah tersebut.
Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan korban. “Setelah tiba di TKP, kami benar menemukan seorang perempuan dalam kondisi tangannya terikat. Selanjutnya korban kami amankan,” jelas Abd Latif.
Saat ini aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus tersebut, termasuk memburu keberadaan pelaku dan mendalami kronologi kejadian berdasarkan keterangan korban maupun saksi.
Kasus ini kembali menjadi pengingat penting bagi masyarakat, khususnya anak muda pencari kerja, agar lebih berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan yang beredar di media sosial. Kepolisian sebelumnya juga kerap mengingatkan agar proses rekrutmen kerja dilakukan melalui jalur resmi dan dapat diverifikasi dengan jelas.
Pakar keamanan digital, M Afif, menilai modus penipuan berkedok lowongan kerja memang semakin marak dalam beberapa tahun terakhir. Pelaku biasanya memanfaatkan kebutuhan korban terhadap pekerjaan dengan menawarkan proses perekrutan cepat tanpa prosedur jelas.
Masyarakat diimbau tidak mudah percaya pada tawaran kerja yang meminta calon pelamar datang sendirian ke lokasi tertutup atau menginap tanpa identitas perusahaan yang jelas. Jika menemukan indikasi mencurigakan, warga disarankan segera melapor kepada pihak berwenang.
(Sumber: DetikSulsel)

Posting Komentar untuk "Lowongan Kerja Palsu di Facebook Makan Korban, Mahasiswi Ini Disekap dan Diperkosa dalam Kontrakan Selama 3 Hari"