Mau Kulit Sehat dan Awet Muda? Ahli Stanford Ungkap Cara Terbaik Konsumsi Tomat

Tomat memiliki potensi besar sebagai perawatan kulit dari dalam. (Foto ilustrasi: Freepik)


Editor: Devona R

GEBRAK.ID – Tomat selama ini dikenal sebagai salah satu bahan makanan sehat yang mudah ditemukan dan kaya nutrisi. Namun, siapa sangka, cara mengonsumsinya ternyata sangat menentukan manfaat yang didapat, terutama untuk kesehatan kulit.

Ilmuwan epigenetika sekaligus peneliti nutrisi dari Stanford University, Lucia Aronica, mengungkapkan bahwa tomat memiliki potensi besar sebagai “perawatan kulit dari dalam”, terutama berkat kandungan likopen di dalamnya.

Likopen merupakan antioksidan kuat yang memberikan berbagai manfaat, mulai dari menjaga kesehatan jantung hingga memperlambat tanda-tanda penuaan pada kulit. Dalam sejumlah uji klinis, likopen terbukti mampu mengurangi oksidasi kolesterol jahat (LDL), yang menjadi salah satu faktor risiko penyakit kardiovaskular.

Tak hanya itu, likopen juga berperan dalam memperbaiki DNA, menghambat kerusakan kolagen, serta mengurangi munculnya noda penuaan pada kulit.

“Likopen bisa berfungsi sebagai perlindungan kulit dari dalam, bahkan dapat meningkatkan perlindungan alami tubuh terhadap sinar matahari,” ujar Aronica, seperti dikutip dari laporan Hindustan Times, Sabtu (2/5/2026).

Tak Cukup Dimakan Mentah

Banyak orang menganggap tomat paling sehat dikonsumsi dalam kondisi mentah. Namun menurut Aronica, anggapan tersebut tidak sepenuhnya tepat.

Aronica menjelaskan, manfaat optimal likopen justru sulit didapat jika tomat hanya dimakan mentah. Dalam uji klinis, manfaat kesehatan baru terlihat pada asupan sekitar 10 mg likopen per hari—jumlah yang setara dengan konsumsi tomat mentah dalam jumlah sangat besar. “Jumlah itu sulit dicapai jika hanya mengandalkan tomat segar,” jelasnya.

Kunci: Dimasak dan Dipadukan Lemak Sehat

Solusi terbaik, menurut Aronica, adalah mengolah tomat dengan cara dimasak, terutama menggunakan minyak sehat seperti minyak zaitun.

Likopen bersifat larut dalam lemak, sehingga penyerapannya dalam tubuh akan meningkat signifikan jika dikonsumsi bersama lemak. “Dengan menambahkan minyak zaitun, ketersediaan likopen bisa meningkat hingga 70 persen,” kata Aronica.

Aronica menambahkan, mengolah tomat menjadi pasta dengan minyak zaitun merupakan cara efektif untuk mendapatkan dosis likopen yang cukup. Hanya dengan tiga sendok makan pasta tomat, tubuh sudah bisa memperoleh sekitar 10 mg likopen.

Didukung Riset Gizi

Sejumlah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah seperti The American Journal of Clinical Nutrition juga menyebutkan bahwa likopen memiliki efek protektif terhadap kulit, termasuk membantu mengurangi kerusakan akibat paparan sinar UV.

Dengan kata lain, konsumsi tomat secara tepat tidak hanya berdampak pada kesehatan internal, tetapi juga berkontribusi pada tampilan kulit yang lebih sehat dan terlindungi.

Konsumsi Seimbang Tetap Penting

Meski demikian, para ahli tetap mengingatkan bahwa manfaat tomat tidak bisa berdiri sendiri. Pola makan seimbang, asupan nutrisi yang beragam, serta gaya hidup sehat tetap menjadi kunci utama dalam menjaga kesehatan kulit.

Dengan memahami cara konsumsi yang tepat, tomat bisa menjadi bagian penting dari pola makan harian yang mendukung kesehatan kulit sekaligus menjaga tubuh tetap bugar.

(Sumber: Hisdustan Time)

Posting Komentar untuk "Mau Kulit Sehat dan Awet Muda? Ahli Stanford Ungkap Cara Terbaik Konsumsi Tomat"