Editor: Endro Yuwanto
Penyerahan bantuan PIP berupa buku tabungan dan kartu ATM kepada
sejumlah murid di SLB Negeri Cicendo, Bandung, Jawa Barat, Rabu
(6/5/2026). (Foto: Humas Kemendikdasmen)
GEBRAK.ID; BANDUNG — Program Indonesia Pintar (PIP) terus menjadi salah satu andalan pemerintah dalam menjaga keberlanjutan pendidikan anak-anak Indonesia, khususnya bagi keluarga kurang mampu. Tak hanya membantu biaya sekolah, program ini juga dinilai mampu meningkatkan motivasi belajar para murid untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Komitmen tersebut kembali ditegaskan dalam penyerahan bantuan PIP berupa buku tabungan dan kartu ATM kepada sejumlah murid di SLB Negeri Cicendo, Bandung, Jawa Barat, Rabu (6/5/2026).
Dalam kegiatan itu, Atip Latipulhayat selaku Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) menyatakan bahwa pemerintah kini memperkuat pengawasan penyaluran PIP melalui sistem JAGA Indonesia Pintar yang dikembangkan bersama Kejaksaan Republik Indonesia.
Menurut Wamen Atip, penguatan pengawasan dilakukan agar bantuan pendidikan benar-benar diterima peserta didik yang membutuhkan dan terhindar dari penyalahgunaan.
“PIP memiliki tujuan utama memutus rantai kemiskinan dan mengurangi angka putus sekolah. Karena itu, sistem JAGA Indonesia Pintar dihadirkan untuk memastikan program ini tepat sasaran,” ujar Wamen Atip di Bandung.
Wamen Atip juga mengajak seluruh pemangku kepentingan pendidikan untuk ikut aktif melakukan pengawasan dan memperbaiki tata kelola program bantuan pendidikan tersebut.
“Kami mengundang semua pihak terkait agar bersama-sama melakukan pengawasan secara semestinya sehingga manfaat PIP dapat dirasakan maksimal,” jelas Wamen Atip.
Program Indonesia Pintar merupakan kebijakan pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI untuk membantu anak-anak dari keluarga miskin maupun rentan miskin agar tetap dapat mengakses pendidikan.
![]() |
| Perwakilan murid SLB Negeri Cicendo, Bandung, Jawa Barat, yang menerima bantuan PIP berupa buku tabungan dan kartu ATM pada Rabu (6/5/2026). (Foto: Humas Kemendikdasmen) |
Di SLB Negeri Cicendo, bantuan PIP tahun 2026 diberikan kepada perwakilan enam murid tuna rungu. Secara keseluruhan, terdapat 26 murid di sekolah tersebut yang tercatat sebagai penerima manfaat program.
Kepala Sekolah SLBN Cicendo, Santi Komaladini, mengaku bersyukur program tersebut terus berlanjut dan memberikan dampak nyata bagi peserta didik.
“Alhamdulillah tahun ini ada 26 murid yang menerima bantuan PIP. Program ini sangat bermanfaat bagi sekolah maupun orang tua murid,” kata Santi.
Santi menjelaskan proses penyaluran dilakukan secara terbuka dan bertahap, dimulai dari pendataan melalui Dapodik, koordinasi dengan orang tua, hingga pencairan mandiri melalui bank oleh masing-masing penerima.
Sementara itu, guru SLB Negeri Cicendo, Lina Marlina, mengatakan sebagian murid telah menerima pencairan dana dengan lancar. “Untuk periode saat ini, sudah ada sembilan murid yang menerima dana PIP dan proses pencairannya berjalan baik,” ujarnya.
Tak hanya dirasakan pihak sekolah, manfaat PIP juga dirasakan langsung para siswa. Murid kelas XII bernama Inesta Aurelia mengaku bantuan tersebut membuatnya lebih termotivasi untuk melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi. “Dengan adanya PIP, saya jadi lebih semangat belajar dan ingin melanjutkan kuliah,” cetusnya.
Hal serupa diungkapkan Muhammad Rio, siswa kelas IX yang telah menerima bantuan sejak 2022. Ia mengatakan dana PIP membantu memenuhi kebutuhan sekolah sekaligus mendukung minatnya di bidang desain grafis. “PIP sangat membantu kebutuhan sekolah dan membuat saya semakin semangat belajar,” katanya.
Berbagai pengalaman tersebut menunjukkan bahwa Program Indonesia Pintar bukan sekadar bantuan finansial, tetapi juga menjadi dorongan moral bagi siswa untuk terus menempuh pendidikan dan meningkatkan kepercayaan diri mereka.
Ke depan, sinergi pengawasan lintas lembaga diharapkan mampu memastikan program bantuan pendidikan ini berjalan semakin transparan, akuntabel, dan menjangkau lebih banyak siswa yang membutuhkan di seluruh Indonesia.
(Sumber: Kemendikdasmen)

Posting Komentar untuk "PIP Bikin Murid Makin Semangat Sekolah, Kemendikdasmen dan Kejaksaan Perkuat Pengawasan agar Bantuan Tepat Sasaran"