Sekolah Berubah Total! SMA Pasundan 3 Bandung Kini Lebih Modern, Belajar Makin Interaktif

Di momen Bulan Pendidikan 2026, wajah baru pendidikan tampak nyata di SMA Pasundan 3 Bandung. Revitalisasi fasilitas dan pemanfaatan teknologi digital membuat suasana belajar di sekolah ini berubah signifikan—lebih nyaman, modern, dan interaktif. (Foto: Humas Kemendikdasmen)

Editor: Endro Yuwanto

GEBRAK.ID; BANDUNG – Transformasi dunia pendidikan terus bergulir. Di momen Bulan Pendidikan 2026, wajah baru pendidikan tampak nyata di SMA Pasundan 3 Bandung. Revitalisasi fasilitas dan pemanfaatan teknologi digital membuat suasana belajar di sekolah ini berubah signifikan—lebih nyaman, modern, dan interaktif.

Perubahan tersebut ditinjau langsung oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Atip Latipulhayat saat berkunjung ke Bandung, Senin (4/5/2026).

Dalam kunjungannya, Atip melihat langsung hasil perbaikan sejumlah fasilitas sekolah, mulai dari ruang kelas, perpustakaan, ruang guru, hingga toilet siswa. Tak hanya itu, ia juga menyaksikan pemanfaatan Papan Interaktif Digital (PID) dalam proses belajar mengajar di kelas.

“Transformasi pendidikan tidak hanya untuk sekolah negeri, tetapi juga sekolah swasta. Peran mereka sangat penting dalam memperluas akses dan meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia,” ujar Atip.

Fasilitas Membaik, Belajar Lebih Hidup

Program revitalisasi yang diterima sekolah ini mencakup perbaikan enam ruang kelas, satu perpustakaan, satu ruang guru, serta fasilitas sanitasi siswa. Perubahan tersebut dinilai membawa dampak nyata bagi kenyamanan belajar.

Namun, pemerintah tidak berhenti pada pembenahan fisik semata. Atip menegaskan, perubahan fasilitas harus diikuti dengan transformasi cara belajar agar manfaatnya benar-benar dirasakan siswa.

“Pemanfaatan teknologi seperti Papan Interaktif Digital menjadi kunci untuk menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif dan mendorong partisipasi aktif siswa,” jelasnya.

Menurutnya, digitalisasi pembelajaran merupakan langkah strategis untuk menyesuaikan sistem pendidikan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan generasi muda saat ini.

Guru dan Siswa Rasakan Dampaknya

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Eki Sayogiya, mengungkapkan bahwa sekolahnya menerima bantuan revitalisasi senilai Rp1,2 miliar pada 2025.

Ia mengakui, sebelum adanya program tersebut, kondisi fasilitas sekolah cukup memprihatinkan dan membutuhkan perbaikan serius.

“Sekarang kondisinya jauh lebih baik dan nyaman. Guru maupun siswa sangat terbantu dengan perubahan ini,” ujarnya.

Selain perbaikan bangunan, kehadiran teknologi PID juga menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Guru kini lebih mudah menyampaikan materi melalui fitur interaktif, sementara siswa menjadi lebih aktif dan antusias.

“Anak-anak sekarang lebih semangat belajar. Ada kuis interaktif dan tampilan visual yang membuat pelajaran lebih menarik,” tambah Eki.

Siswa Lebih Semangat Belajar

Dampak positif juga dirasakan langsung oleh siswa. Salah satunya disampaikan Rahmania Khairunisa, yang mengaku perubahan fasilitas sekolah membuat proses belajar menjadi lebih menyenangkan.

“Kami sangat berterima kasih. Sekarang kelas lebih terang, nyaman, dan fasilitasnya lengkap. Belajar jadi lebih semangat,” katanya.

Ia juga mengingat kembali kondisi sebelum revitalisasi, di mana ruang kelas terasa kurang layak dan fasilitas terbatas.

Bagian dari Transformasi Pendidikan Nasional

Program revitalisasi dan digitalisasi ini merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan secara merata di seluruh Indonesia. Selain memperbaiki infrastruktur, pemerintah juga mendorong pemanfaatan teknologi untuk menciptakan pembelajaran yang lebih adaptif.

Sejumlah kajian pendidikan menunjukkan bahwa penggunaan teknologi interaktif dapat meningkatkan keterlibatan siswa serta membantu pemahaman materi secara lebih efektif.

Dengan kombinasi antara fasilitas yang memadai dan metode pembelajaran modern, diharapkan sekolah-sekolah di Indonesia mampu mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kreatif dan siap menghadapi tantangan masa depan.

(Sumber: Kemendikdasmen)

Posting Komentar untuk "Sekolah Berubah Total! SMA Pasundan 3 Bandung Kini Lebih Modern, Belajar Makin Interaktif"