Editor: Devona R
Seseorang sebaiknya tidak menghabiskan waktu terlalu lama saat buang air besar, terutama lebih dari 15 menit setiap hari. (Foto ilustrasi: Pixabay)
GEBRAK.ID; JAKARTA – Kebiasaan duduk terlalu lama di toilet sambil bermain ponsel ternyata bukan sekadar rutinitas sepele. Dokter ahli bedah kolorektal dan gastrointestinal mengingatkan bahwa kebiasaan tersebut dapat meningkatkan risiko wasir hingga gangguan kesehatan pencernaan lainnya.
Ahli bedah kolorektal dan gastrointestinal dari Manipal Hospital Whitefield, Dr. Manjunath Haridas, mengatakan seseorang sebaiknya tidak menghabiskan waktu terlalu lama saat buang air besar, terutama lebih dari 15 menit setiap hari.
Menurutnya, aktivitas yang terlihat sepele itu justru bisa memicu tekanan berlebih pada pembuluh darah di area rektum dan anus.
“Aktivitas yang tampaknya tidak berbahaya ini dapat meningkatkan risiko wasir serta gangguan pencernaan lainnya jika dilakukan secara teratur,” ujar Dr. Haridas seperti dikutip dari laporan media India, Kamis (14/5/2026).
Dr Haridas menjelaskan, duduk di toilet selama 10 hingga 15 menit lebih lama dari waktu normal dapat menyebabkan pembuluh darah di sekitar anus mengalami tekanan terus-menerus. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut dapat membuat pembuluh darah membengkak dan memicu wasir.
Wasir merupakan kondisi ketika pembuluh darah di area anus atau rektum mengalami pembengkakan yang sering menimbulkan rasa nyeri, gatal, hingga pendarahan saat buang air besar.
Dr. Haridas juga menyoroti penggunaan kloset duduk modern gaya Barat yang dinilai dapat memperburuk tekanan pada area rektum dibandingkan posisi jongkok alami. Bila kebiasaan duduk lama di toilet disertai penggunaan ponsel, risiko gangguan kesehatan pencernaan disebut semakin besar.
Tak hanya wasir, kebiasaan mengejan terlalu lama saat sembelit juga dinilai berbahaya. Banyak orang berharap usus bisa benar-benar kosong dengan duduk lebih lama di toilet, padahal hal itu justru dapat memperburuk kondisi.
“Tekanan berlebihan memengaruhi otot-otot dasar panggul dan fungsi usus. Bahkan ada kemungkinan terjadinya fisura anus dan prolaps rektum,” jelas Dr. Haridas.
Fisura anus merupakan luka kecil pada jaringan anus yang dapat menyebabkan nyeri hebat saat buang air besar. Sementara prolaps rektum terjadi ketika sebagian rektum keluar dari anus akibat lemahnya jaringan penyangga.
Karena itu, Dr. Haridas menyarankan masyarakat mulai mengurangi kebiasaan bermain ponsel di toilet agar waktu duduk tidak berlangsung terlalu lama tanpa disadari.
Selain itu, menjaga kesehatan saluran pencernaan juga penting dilakukan dengan memperbanyak konsumsi makanan berserat, memenuhi kebutuhan cairan tubuh, dan rutin berolahraga. Pola hidup sehat dinilai menjadi kunci utama untuk mencegah sembelit maupun berbagai gangguan pada sistem pencernaan.
(Sumber: Hindustan Times)
Posting Komentar untuk "Sering Main Ponsel di Toilet? Dokter Ungkap Risiko Wasir Mengintai Jika Duduk Lebih dari 15 Menit"