![]() |
| Anime Sparks of Tomorrow umumkan PV baru, tambahan sast, dan jadwal tayang 5 Juli 2026. (Foto: Anime News Network). |
GEBRAK.ID -- Adaptasi anime dari novel Sparks of Tomorrow, atau 20 Seiki Denki Mokuroku karya Hiro Yūki, semakin mendekati penayangan perdananya. Pada pekan lalu, tim produksi merilis video promosi pra-tayang yang menampilkan cuplikan dunia Meiji tahun 1907 dengan sentuhan khas Kyoto Animation.
Bersamaan dengan PV tersebut, mereka juga memperkenalkan visual kunci terbaru serta lima pengisi suara baru yang akan meramaikan cerita.Lima karakter tambahan ini punya peran penting di sekitar tokoh utama.
Hiroshi Yanaka akan mengisi suara Jinemon Momokawa, ayah dari Inako yang dikenal keras dan sering memarahi putrinya. Mendampingi Jinemon, ada Mayumi Asano sebagai Naeko Momokawa, ibu Inako yang lebih tenang.
Dari sisi keluarga Sakamoto, Daichi Endō berperan sebagai Bunshichi Yagura, ayah dari Yajiro sekaligus paman Kihachi. Yang menarik, Ayahi Takagaki dipercaya mengisi dua peran sekaligus: Tome, pelayan setia keluarga Momokawa, dan Inari, seekor cerpelai kecil yang sangat dekat dengan Inako.Anime ini dijadwalkan tayang perdana pada 5 Juli 2025.
Di Jepang, Sparks of Tomorrow akan mengudara setiap Minggu pukul 23.00 JST di Tokyo MX, lalu disusul BS11 pukul 23.30 JST. Stasiun ABC TV dan TV Aichi juga akan menayangkannya. Untuk penonton internasional,
Netflix menjadi satu-satunya platform streaming resmi. Episode baru akan rilis global setiap Minggu pukul 23.00 JST, berbarengan dengan penayangan di Jepang.Sebelum tayang reguler, Kyoto Animation menggelar tur penayangan perdana dunia. Tur ini akan singgah di Jepang, Inggris, Thailand, dan Amerika Utara. Fans di AS bisa nonton lebih dulu di Anime Expo, Los Angeles, pada 3 Juli.Jajaran seiyuu utama yang sudah diumumkan sebelumnya tetap jadi daya tarik besar.
Yūma Uchida akan memerankan Kihachi Sakamoto, pemuda bebas yang menolak dewa dan memuja era listrik. Lawan mainnya, Sora Amamiya, berperan sebagai Inako Momokawa, gadis 15 tahun yang selalu merasa gagal dan hanya bisa bersandar pada doa.
Nama besar lain yang bergabung antara lain Kōki Uchiyama sebagai Yosuke Mizoe, Daisuke Ono sebagai Seiroku Sakamoto, Shunsuke Takeuchi sebagai Kengo Kuga, dan Minako Kotobuki sebagai Noriko Momokawa. Deretan cast juga diisi Yō Taichi, Natsumi Kawaida, Kazuki Ura, dan Daisuke Hirakawa.Di balik layar, Sparks of Tomorrow jadi ajang debut Minoru Ōta sebagai sutradara. Ōta sebelumnya dikenal sebagai key animator di Love, Chunibyo & Other Delusions! dan Liz and the Blue Bird.
Naskahnya ditangani Tatsuhiko Urahata, penulis yang pernah menggarap Haganai dan Hi Score Girl. Desain karakter sekaligus chief animation director dipegang Kohei Okamura, sementara musik digubah Hitomi Kotō. Untuk lagu tema, Luna Goami membawakan lagu pembuka berjudul Eureka Evrika, dan Ginger Root mengisi lagu penutup Soarin'.Kisah Sparks of Tomorrow sendiri berangkat dari novel yang memenangkan honorable mention di Kyoto Animation Awards ke-8 tahun 2017.
Novel itu satu-satunya karya yang mendapat penghargaan tahun itu. KA Esuma Bunko menerbitkannya pada Agustus 2018, dengan ilustrasi oleh Kazumi Ikeda dan art background dari Momoka Nagatani.
Ceritanya membawa kita ke musim panas 1907, era Meiji ke-40. Di kawasan Fushimi, Kyoto, hidup Inako Momokawa, putri kedua seorang pembuat sake. Hari-harinya penuh teguran karena apa pun yang ia lakukan selalu salah. Satu-satunya pelipur lara Inako adalah doa-doa yang ia panjatkan di kuil Fushimi Inari.
Di sanalah ia bertemu Kihachi Sakamoto, pemuda yang menertawakan dewa dan dengan bangga menyambut zaman listrik.Konflik mulai muncul ketika ayah Inako sepihak memutuskan perjodohan untuknya. Di tengah keputusasaan, Kihachi membangkitkan keberanian Inako untuk kabur dari rumah. Satu-satunya cara menggagalkan pernikahan itu adalah menemukan Electrical Catalog — buku ramalan tentang listrik yang ditulis Kihachi saat kecil.
Sayangnya, buku itu dibawa pergi oleh kakaknya, Seiroku, dan keberadaannya tak diketahui. Dari sinilah perjalanan Inako dan Kihachi menyusuri Kyoto dan Shiga dimulai.Kyoto Animation pertama kali mengumumkan proyek adaptasi ini pada Juli 2018.
Setelah tujuh tahun, Sparks of Tomorrow akhirnya siap menyapa penonton dengan visual memukau dan cerita tentang pertemuan antara tradisi, doa, dan masa depan yang digerakkan listrik.
(Sumber: Anime News Network, 14 Juni 2026)
.jpg)